Beritasumut.com-Jamilah (61) jemaah umrah warga Titi Papan Medan Deli, Medan meninggal di Bandara Kuala Namu pada Rabu (03/05/2017) kemarin.Informasi diperoleh, Kamis (04/05/2017), Jamilah yang merupakan jemaah umrah dari Armina Travel meninggal saat mengantri cap paspor di area imigrasi terminal kedatangan internasional Bandara Kuala Namu. Sebelumnya Jamilah tiba di Bandara Kuala Namu dengan pesawat Saudi Arabian nomor penerbangan SV 2054 dari Jeddah, Arab Saudi. Setibanya di Bandara Kuala Namu dengan didorong kursi roda oleh petugas, Jamilah dibawa ke terminal kedatangan internasional Bandara Kuala Namu. Saat mengantri cap paspor diarea imigrasi, petugas yang membawa Jamilah melihat adanya perubahan pada diri Jamilah. Petugas pun membawa Jamilah ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Kualanamu. Saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, ternyata Jamilah sudah meninggal. Kepala KKP Bandara Kuala Namu dr Maruli kepada wartawan membenarkan adanya jemaah umrah meninggal dunia setibanya di Bandara Kuala Namu. "Saat dibawa ke KKP sempat dilakukan penanganan medis, namun tidak tertolong lagi. Dari hasil riwayat medis korban tidak sesuai keterangan beberapa temannya jika korban tidak ada menderita penyakit sebelumnya. Sedangkan hasil pemeriksaan, penyebab meninmggal diduga karena serangan jantung," kata dr Maruli. Di Bandara Kuala Namu, satu lagi jemaah umrah yang meninggal diketahui bernama Sukarmi (44) warga Dess Gedang Kulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Mengetahui ada penumpang yang meninggal, pilot pun terpaksa mendarat di Bandara Kuala Namu. Setelah menurunkan jenasah Sukarmi, pilot kembali menerbangkan pesawat ke Jeddah, Arab Saudi. Sementara jenazah Sukarmi sudah dibawa ke kampung halamannya. Untuk peristiwa meninggalnya Sukarmi, dr Maruli menerangkan setelah dilakukan pemeriksaan medis di KKP Bandara Kuala Namu, penyebab korban meninggal diduga juga akibat serangan jantung. (BS05)