Beritasumut.com-Andi Lala, otak pelaku pembunuhan sadis di Jalan Mangaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, akan men-jalani rekonstruksi yang dilakukan oleh Penyidik Tim Bunuh Culik (Buncil), Jahtanras Polda Sumut (Poldasu) pada Senin (08/05/2017) pekan depan. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengungkapkan, pengamanan dalam rekonstruksi itu akan dilakukan dengan ketat. Sebab, semua kemungkinan akan dianalisa dan menjadi pertimbangan. Namun, jumlah pasukan yang dikerahkan untuk pengamanan itu belum bisa dikalkulasikan. "Pastinya, pengamanan itu dilakukan sangat ketat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat, kasus itu sudah menjadi perhatian publik. Tetapi, soal jumlah personel yang dikerahkan ke lokasi kejadian belum bisa dipastikan. Karena sedang dalam perhitungan," ujar Rina kepada wartawan, Rabu (03/05/2017). Menurut Rina, karena kasus itu sudah menjadi perhatian publik, diperkirakan akan mengundang reaksi tertentu dari masyarakat."Intinya, semua kemungkinan itu dianalisa. Pasti ada reaksi di antara masyarakat yang menyaksikan jalannya rekonstruksi itu. Jika ada aksi pasti ada reaksi, aksinya adalah penyidik melakukan rekonstruksi. Reaksinya mungkin dari masyarakat," terangnya. Pelakunya Andi Lala, yang menghabisi para korbannya dengan cara memukulkan besi padat dengan diameter 3 centimeter (Cm), panjang sekitar 60 Cm dan berat sekitar 11 Kilogram (Kg) ke kepala masing-masing korban. Dari aksi itu, Kinara, bocah empat tahun, anak bungsu Riyanto dan Sri Aryani menjadi satu-satunya korban selamat. (BS04)