5 Orang Tewas dan 5 Hilang Akibat Diterjang Banjir Bandang

- Sabtu, 29 April 2017 23:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/7205_5-Orang-Tewas-dan-5-Hilang-Akibat-Diterjang-Banjir-Bandang-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Hujan deras yang melanda kawasan Gunung Merbabu sejak Sabtu siang hingga sore, menimbulkan bencana alam banjir bandang di Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (29/4/2017) sekitar pukul 14.30 Wib. Banjir bandang membawa air disertai lumpur, batu dan pohon tumbang menerjang permukiman warga.

 

Tim SAR gabungan terus melakukan penanganan darurat. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Magelang hingga Sabtu malam pukul 20.00 Wib, banjir bandang menyebabkan 5 orang meninggal dunia, 5 orang hilang, dan 3 luka luka berat. Lima korban meninggal adalah Sutar (50), Sumisah (60), Mirah (30), Slamet (60), dan balita anak dari Ibu Aryanti. 

 

Lima orang hilang dan masih dalam pencarian adalah Deni (suami Ibu Aryanti), Fazia (anak sulung Ibu Aryanti), Mardiyah, anak dari Ibu Mardiyah, dan Bu Par (pembantu Ibu Aryanti). Sedangkan tiga orang luka berat adalah Nanda (13), Malan (30), dan Aryanti. Aryanti adalah bidan desa yang berhasil dievakuasi di reruntuhan  rumah dinas bidan sedangkan  anak dan pembantunya belum berhasil ditemukan.

 

BPBD Kabupaten Magelang bersama  BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Damkar, PMI, komunitas relawan dan lainnya bersama masyarakat melakukan penanganan darurat. "Posko Aju didirikan di Majelis Tafsir Al Qur’an Dusun Temon, Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Truk dapur umum BPBD Magelang telah ke posko untuk mendirikan dapur umum. Tim dari Dinas Kesehatan bersiap untuk memberikan pelayanan kesehatan," ujar Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam siaran persnya.

 

Sutopo menambahkan, BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Boyolali, BPBD Temanggung, BPBD Klaten dan BPBD Wonosobo mengirimkan bantuan personil dan logistik untuk membantu penanganan darurat. BNPB dan BPBD Jawa Tengah memberikan pendampingan penanganan darurat BPBD Magelang.Alat berat sudah berada di lokasi. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban hingga malam ini. Kendala adalah cuaca hujan, lumpur dan gelap karena sudah malam hari.

 

Kronologi kejadian banjir bandang adalah adanya hujan dengan intensitas sangat deras di wilayah Kecamatan Grabag sejak siang hari yang membuat Sungai Ndaru anakan yang berada di Dusun Nipis Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag meluap dan membawa material longsor. 

 

Daerah aliran sungai Ndaru anakan merupakan bagian dari Sungai Ndaru yang berada di Desa Citrosono  dan bermuara ke Sungai Elo. Debit sungai masuk ke perkampungan dengan cepat dan arusnya deras sekali. Debit sungai dari bagian hulu membawa lumpur dan batu yang menyebabkan pohon tumbang dan menerjang rumah termasuk beberapa warga yang ada di sekitarnya.

 

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik meliputi permakanan, air bersih, sandang, selimut, tikar, dan lainnya. Selain itu juga diperlukan trauma healing. Jumlah rumah rusak dan pengungsi masih dalam pendataan," terang Sutopo.

 

Bencana longsor di Kabupaten Magelang juga terjadi di tiga tempat yang berbeda yaitu Dusun Pagergunung, Desa Ambartawang, Kecamatan Mungkid, di Dusun Tegalombo, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman dan Dusun Sumberejo, Desa Bigaran, Kecamatan Borobudur. Di ketiga lokasi longsor ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun terdapat beberapa rumah rusak.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura

Peristiwa

Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi

Peristiwa

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal

Peristiwa

Jelang Mudik Lebaran, Gubernur Sumut Bobby Nasution Pastikan Batu Jomba Bisa Dilintasi

Peristiwa

Tinjau Banjir Bandang Padangsidimpuan, Gubernur Sumut Bantu Perbaikan dan Penanganan Pascabanjir