Beritasumut.com-Ribuan buruh dari Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Labuhanbatu, Tapanuli Utara (Taput) dan Kota Pematang siantar, akan menggelar aksi turun ke jalan untuk memeringati Hari Buruh Internasional atau May Day, Senin (01/05/2017) mendatang. Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Kamis (27/04/2017) mengisyaratkan, khusus untuk aksi di Kota Medan berpotensi disusupi kepentingan politik pihak-pihak tertentu. Hal ini berkaitan dengan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2017 mendatang. "Pelaksanaan Hari Buruh Internasional di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan dimungkinkan disusupi oleh berbagai kepentingan tim sukses Pilkada kabupaten/kota 2017 oleh partai politik (parpol), calon kepala daerah peserta Pilkada yang memanfaat-kan untuk melakukan penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang mereka nilai tidak berpihak kepada rakyat," ungkapnya. Dalam hal ini, sambungnya, Polda Sumut juga sudah memprediksi bakal ada hal-hal yang tak inginkan bisa terjadi. "Adapun perkiraan kerawanan yang kemungkinan terjadi di lokasi konsentrasi massa adalah sabotase, penembak gelap, teror bom, unjuk rasa yang dilakukan dengan cara kurang santun, melempar dan memaki petugas," paparnya. Terkait jumlah personel yang diturunkan untuk pengamanan May Day tersebut, Nainggolan mengemukakan, Polda Sumut menurunkan sebanyak 2.885 personel dengan rincian Polda Sumut 657 personel dan satuan tugas wilayah (Satgaswil) sebanyak 2.228 personel. (BS03)