Beritasumut.com-Mengaku demi membayar hutang dan tunggakan kredit, Rachmad Agustian ST (32) anak kedua dari dua bersaudara warga Kampung Cikondang, RT/RW 009/002, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Subang, Jawa Barat nekat jadi kurir sabu. Naasnya, sebelum sempat menikmati hasil kerjanya, penumpang Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 189 tujuan Jakarta ini langsung diamankan petugas Avsec Bandara Kuala Namu, Selasa (18/4/2017) kemarin di Security Chek Poin (SCP) Sentralisasi lantai III terminal keberangkatan Bandara Kuala Namu. Saat ditemui di Sat Narkoba Polres Deli Serdang, Rabu (19/04/2017), Rachmad yang merupakan lulusan Fakultas Tekhik Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2008 ini mengatakan dia dijanjikan upah Rp 50 juta jika berhasil mengirimkan sabu seberat 2,85 kg tersebut ke Jakarta. "Aku dijanjikan upah Rp 50 juta dan baru ditransfer Rp 5 juta," kata Rachmad. Dia mengakui dirinya nekat jadi kurir sabu untuk membayar hutang dan tunggakan kartu kredit. "Uangnya untuk bayar hutang dan bayar tunggakan kartu kredit. Aku punya usaha jual beli mobil bekas tapi sudah bangkrut," terangnya. (BS05)