Beritasumut.com-Kondisi bayi kembar siam dempet dada berinisal F dan S yang mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan saat ini sudah mulai membaik. Jika sebelumnya F dan S meminum susu dari botol dot, kini sudah mampu minum air susu ibu (ASI) langsung dari ibunya. "Perkembangan bayi kembar siam dempet perut memang cukup cepat dan kemampuan menghisapnya baik, sehingga bisa langsung minum ASI dari ibunya," ujar Kepala Sub Bagian Humas RSUP Haji Adam Malik, Masahadat Ginting kepada wartawan Senin (17/04/2017). Lebih jauh Masahadat mengungkapkan, saat ini bayi dempet dada ini beratnya sudah mencapai 5.640 gram, dari yang sebelumnya masih 4.450 gram. Keduanya juga sudah tidak lagi menggunakan bantuan oksigen untuk bernafas."Berat badannya juga kini sudah semakin meningkat," terangnya. Masahadat menegaskan, jika pihaknya saat ini masih fokus pada perbaikan kondisi kedua pasang bayi kembar siam agar semakin hari menjadi lebih baik. Kedua pasang bayi ini masih dirawat di Ruang Rawat Inap Anak dan Perinatologi Instalasi Rindu B di bagian Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Sementara itu, kondisi bayi lainnya yakni bayi kembar siam berbadan satu dan berkepala dua, perkembangannya kesehatannya tidak sebaik F dan S. Bayi berinisial A1 dan A2 ini hingga kini masih tetap harus memakai bantuan oksigen untuk bernafas. Bayi A1 dan A2 ini juga untuk meminum susu juga masih menggunakan susu formula. Itupun dilakukan dengan memakai bantuan selang."Perkembangannya memang berbeda dengan bayi dempet dada, karena saat dirujuk ke RS pun keadaan umumnya tidak sebaik bayi F dan S. Jadi proses berkembangnya A1 dan A2 juga lebih lama," pungkas Masahadat.(BS03)