Suami Selingkuh Pukuli Istri, Anak Dicekik

Herman - Senin, 17 April 2017 10:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/2494_Suami-Selingkuh-Pukuli-Istri--Anak-Dicekik--.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Nurnila (37) dan anaknya yang masih berusia 10 tahun, bernasib apes. Keduanya telah dianiaya Edi Syahputra yang tak lain suami Nurnila, Minggu (16/04/2017).

 

Penganiayaan itu dilakukan Edi karena korban memergokinya tengah berselingkuh dengan seorang wanita di kawasan Mariendal. Nurnila dipukuli pelaku dan anak mereka dicekik.

Beruntung, warga melerai pertengkaran tersebut dan Nurnila melaporkan peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya. Korban mengaku sudah tidak tahan dengan perlakuan suaminya, selain gemar selingkuh juga suka ‘ringan tangan’. 

 

"Sudah nggak tahan lagi aku. 14 tahun aku berumah tangga sama dia (pelaku) udah sering aku dipukulinya. Makanya, biar di penjara saja dia. Akupun mau cerai sama dia. Dari dulu dibilangnya, kalau mau cerai harus ada bukti, sekarang sudah ada bukti,” kesal Nur saat ditemui di Mapolsek Patumbak.  

 

Cerita korban, penganiayaan itu berawal dari keinginannya bertemu pelaku karena sudah tidak memberi nafkah kepada anaknya. Korban mendatangi kediaman wanita yang dicurigai telah menjadi simpanan pelaku.

 

Begitu sampai di kediaman wanita selingkuhan suaminya, korban langsung bertengkar. Saat itu, mendadak pelaku yang keluar dari kamar wanita diduga janda tersebut langsung memukuli wajah hingga berkali-kali.

 

Kekejaman pelaku membuat anak mereka yang ikut dalam ‘penggerebekan’ menangis dan berusaha membela ibunya dengan menarik pakaian ayahnya. Tapi, bukannya iba, pelaku malah mencekik anak kandungnya tersebut hingga tersedak.

 

"Sewaktu aku dipukuli, anak ku itu mukul-mukul bapaknya. Eh, tapi tega juga bapaknya itu, dicekiknya anakku dan di bilangnya kau bukan imbang aku, besar kau dulu," lirih Nur.

 

Suasana gaduh tersebut akhirnya mengundang perhatian warga hingga datang melerai. Selanjutnya korban mendatangi Mapolsek Patumbak untuk melaporkan nasib yang dialami.

 

Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Patumbak mengarahkan korban untuk melakukan visum di Rumah Sakit Eistomihi sebagai bukti penganiayaannya dan melengkapi laporan.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Karyawan Warkop Ditangkap Polisi

Peristiwa

Laporan Kasus Penganiayaan di Polsek Medan Baru Jalan di Tempat, Penyidik : Secepatnya Dituntaskan

Peristiwa

Seorang IRT Nyaris Lompat dari Flyover Amplas

Peristiwa

Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan

Peristiwa

Pemprov Sumut Selidiki Kasus Dugaan Penyiraman Air Panas ke Anak

Peristiwa

Polisi Ekshumasi Jenazah Ardiansyah di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang