Beritasumut.com-Satu-satunya korban selamat dari tragedi pembantaian sadis satu keluarga di Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan akhirnya menjalani operasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan. Kinara (4) harus menjalani operasi pada bagian kepalanya, Rabu (12/04/2017). Direktur Utama RSUP Haji Adam Malik, dr Bambang Prabowo MKes mengatakan, Kinara dioperasi di bagian batok kepalanya. Namun, indikasi penyakit dan diagnosanya secara pasti, Bambang mengaku belum mengetahui dan masih menunggu informasi dari dokter penanggung jawab pasien (DPJP). "Kewenangan medis ada pada PDJP. Kami tidak bisa mengintervensi tindakan medis, namun bisa membuat regulasi. Misalnya dokter harus pakai obat yang ada di dalam Formularium Nasional. Tetapi obat apa yg diberikan ke pasien itu hak mutlak DPJP," ujar Bambang kepada wartawan. Bambang menjelaskan jika Kinara ada indikasi mengalami trauma kepala dan beberapa bagian lainnya. Kinara ditangani dokter spsialis bedah syaraf. "Saat ini, Kinara sedang menjalani operasi koreksi fraktur. Operasi ini bertujuan mengembalikan tulang-tulang yang patah ke posisi semula," terang Bambang. Kepala Sub Bagian Humas RSUP Haji Adam Malik, Masahadat Ginting menuturkan, balita yang selamat dari pembunuhan itu tiba di RSUP Haji Adam Malik pada, Selasa (11/04/2017) petang. Pemindahan perawatan dari RS Bhayangkara ke RSUP Haji Adam Malik dilakukan karena pasien memerlukan tindakan medis yang lebih intensif."Kinara dirujuk ke sini setelah sebelumnya mendapat perawatan di RS milik kepolisian. Saat ini, balita tersebut masih menjalani operasi," pungkasnya.(BS04)