FPKS Harapkan Calon Terbaik Dewas LPP TVRI

- Rabu, 12 April 2017 04:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/6170_FPKS-Harapkan-Calon-Terbaik-Dewas-LPP-TVRI.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Anggota Komisi I DPR RI Sukamta berharap agar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk memilih lima dari 11 (sebelas) calon Anggota Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI, dapat menghasilkan calon terbaik.

 

“Kali ini Komisi I akan memilih lima dari 11 (sebelas) calon yang diajukan pemerintah. Mudah-mudahan diperoleh calon yang terbaik untuk TVRI dan Bangsa Indonesia 5 tahun ke depan dan bukan hasil kompromi politik,” jelas Sukamta dalam siaran persnya, Selasa (11/04/2017).

 

Diketahui, Komisi I DPR RI melakukan fit and proper test terhadap 11 (sebelas) calon Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI, Senin dan Selasa, 10-11 April 2017. Sejumlah harapan muncul untuk disematkan di pundak mereka.

 

Sukamta menambahkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2005 tentang LPP TVRI Pasal 7, Dewan pengawas LPP TVRI mempunyai tugas menetapkan kebijakan umum, rencana induk, kebijakan penyiaran, rencana kerja dan anggaran tahunan, kebijakan pengembangan kelembagaan dan sumber daya, serta mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut sesuai dengan arah dan tujuan penyiaran.

 

“Termasuk juga menetapkan direksi dan mengawasi kerja TVRI. Di sinilah pentingnya keberadaan Dewas karena menentukan arah LPP TVRI 5 tahun ke depan,” jelas Sekretaris Fraksi PKS DPR RI ini.

 

Di satu sisi, kondisi LPP TVRI kini juga cukup memprihatinkan. Masyarakat, tambah Sukamta, jauh lebih tertarik menonton siaran-siaran televisi swasta daripada TVRI.“Ini dapat dilihat dari Audience Share 2016, TVRI hanya 1.2 yang setara dengan 9 juta penonton untuk 11 kota, ini paling rendah. Sedangkan televisi-televisi swasta seperti RCTI mencapai 17.7, ANTV 14.0, SCTV 11.5, terlihat TVRI tertinggal sangat jauh,” tegas wakil rakyat PKS dari Daerah Pemilihan Yogyakarta ini.

 

Tantangan TVRI ke depan juga terkait dengan Sumber Daya Manusia (SDM), kebutuhan migrasi ke digital yang memungkinkan pelayanan multiplatform, dan anggaran yang masih dari cukup.

 

Bahkan TVRI, papar Sukamta, mendapat penilaian disclaimer 4 kali berturut-turut hingga tahun 2016 dari BPK atas kinerja keuangannya. TVRI juga didera masalah kasus korupsi program siap siar yang salah satunya menjerat aktor Mandra.“Banyak pekerjaan rumah di TVRI ini. Maka harus terpilih orang-orang pilihan yang memang mumpuni membawa TVRI ke luar dari kubangan permasalahnnya menuju arah yang jauh lebih baik dari sekarang,” tutur Sukamta.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Maling Motor di Toko Pakaian Terekam CCTV, Satu Pelaku Dibekuk

Peristiwa

Warga Desak Tindakan Tegas untuk Krypton KTV, Aparat Hukum Siapkan Pengawasan Ketat

Peristiwa

Diskotik Krypton Jalan Gajah Mada Jadi Sarang Ekstasi, Warga Tuntut Penutupan Permanen

Peristiwa

Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa

Peristiwa

Pemujaan Bodhisatva Kwan Im di Vihara Bodhigaya Medan, Ajang Penguatan Iman dan Kebersamaan Umat Buddhis Tamil

Peristiwa

Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo