Beritasumut.com-Murni (54) orang tua dari Riyanto, salah seorang korban pembunuhan sadis satu keluarga di Jalan Rumah Potong Hewan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, berharap polisi bisa menangkap pelaku pembunuhan. Murni mengaku penderitaan keluarga sudah cukup tragis.Dia pun meminta polisi untuk menembak para pelaku. "Harus ditangkap kalau tidak ditembak mati saja yang masih diburu petugas Polda Sumut," ujar Murni kepada wartawan, Senin (10/04/2017). Dia mengakui, tidak ada mendapat firasat buruk mengenai kasus pembunuhan yang keluarga anaknya."Semoga tenang dia dan keluarga di sana," ungkapnya sembari menangis melihat peristiwa pembunuhan sadis tersebut. Murni berharap kepada polisi, tidak memberikan ruang gerak pelaku untuk kabur dari Kota Medan. Sebab dirinya yakin para pelaku yang kabur itu masih bersembunyi di salah satu lokasi di Kota Medan. "Saya yakin dengan tugas polisi akan melakukan pekerjaannya dengan cepat untuk menangkap para pembunuh sekeluarga di Mabar yang belum tertangkap," imbuhnya. Pantauan di lokasi, karangan bunga turut berduka cita terpampang di rumah orang tua korban. Ratusan pelayat juga berdatangan. Terlihat petugas Dishub dan kepolisian mengatur arus lalu lintas sampai simpang tiga Mabar. Seperti diberitakan sebelumnya, satu keluarga yang menjadi korban pembunuhan yaitu, Riyanto (40), Sri Ariyani (40), Sumarni (60), Naya (13) dan Gilang (8). Mereka ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya akibat dianiaya dengan senjata tajam oleh orang tak dikenal (OTK).Sedangkan seorang anggota keluarga lainnya bernama Kinara (4) saat ini masih dalam tahap penyembuhan pasca dianiaya pelaku di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan.(BS04)