Kepergok Mencuri Pupuk Milik Polisi, Irhan dan Ramadhan Babak Belur Dihajar Massa

Herman - Selasa, 04 April 2017 21:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042017/1880_Kepergok-Mencuri-Pupuk-Milik-Polisi--Irhan-dan-Ramadhan-Babak-Belur-Dihajar-Massa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04
Beritasumut.com-Irhan dan Ramadhan, dua dari lima pencuri pupuk yang diduga milik oknum polisi bertugas di Polda Sumut dibal-bal warga hingga nyaris wassalam saat membopong hasil curiannya di Jalan Damai, Kecamatan Patumbak, Selasa (04/04/2017) dinihari jam 04.00 WIB.

 

"Nyuri pupuk orang ini tadi, tiga lagi lari. Untung kami (warga) masih kasihan, makanya kami bawa ke mari (Polsek Patumbak). Kalau nggak, udah matilah orang ini tadi. Itu kami kami tangkap, pas orang (pelaku) lagi mau bawa pupuk-pupuk itu," kata salah seorang warga yang turut mengantarkan kedua pelaku dan barang bukti satu karung pupuk ukuran 30 kilogram (kg) kepada wartawan, sekira jam 10.00 WIB.

 

Warga lainnya menambahkan, sebenarnya pupuk yang dicuri para pelaku sebanyak 20 karung.

"Banyak yang diambil bang, ada 20 goni. Ini yang kami bawa ke mari, satu goni. Itu tadi dicurinya dari kafe di sana, jadi pupuk itu sebelumnya disimpan di kafe itu," tambahnya.

 

Benar saja, sekitar jam 11.00 WIB, sebuah mobil pick-up warna hitam membawa barang bukti 19 karung pupuk lainnya tiba di depan Mapolsek Patumbak. Karena tak ada yang mau memindahkan pupuk dari atas pick-up ke dalam Mapolsek Patumbak, alhasil salah seorang petugas kembali mengeluarkan kedua pelaku dari dalam kerangkeng untuk memindahkan pupuk-pupuk itu.

 

Sopir pick-up yang tak bersedia menyebutkan namanya, ketika ditanya wartawan, membenarkan jika pupuk-pupuk tersebut adalah milik oknum polisi bertugas di Polda Sumut.

"Itu yang punya bang, polisi di Polda," kata sopir tersebut sambil mengarahkan ke sosok yang berpostur tinggi, berkulit putih, berpakaian rapi dengan mengenakan kemeja warna merah dan celana hitam.

 

Pria diduga polisi dari Polda Sumut itu terlihat memperhatikan kedua pelaku memindahkan pupuk-pupuk tersebut.

Irhan, salah seorang pelaku yang ditanya wartawan, menyebut otak pelaku pencurian pupuk tersebut adalah Koto. "Si Koto yang ngajak kami bang, aku cuma ikut aja. Cuma disuruh bawa pupuk itu pakai becak bang. Yang dua lagi aku nggak tahu namanya bang, itu kawan si Koto. Kata si Koto, mau dijual pupuknya," akunya.

 

Sementara Ramadhan, pelaku lainnya mengaku, dia terlebih dulu menggunakan narkoba jenis sabu sebelum melakukan aksi pencurian tersebut. "Iya, make (sabu) dulu," jawab pria berkepala plontos tersebut.

 

Tak lama, kedua pelaku tersebut kembali dimasukkan ke dalam kerangkeng Mapolsek Patumbak.

 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi yang dihubungi wartawan, sekira jam 15.13 WIB, berdalih tidak mengetahui kasus itu. "Belum tahu, coba nanti kucek dulu sama anggota," jawabnya singkat.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Peristiwa

Kepergok Tim Patroli, Pencuri Pagar Besi Ditangkap

Peristiwa

Satreskrim Polrestabes Medan Ringkus Pencuri Perhiasan Emas Senilai Rp 60 Juta

Peristiwa

Polisi Amankan Tiga Orang Pelaku Pencurian di Rumah Dinas Walikota Medan

Peristiwa

Polsek Medan Baru Tangkap Pelaku Maling Handphone

Peristiwa

Polda Sumut Tangkap Residivis Pelaku Pencurian di Villa Milik Kajati Sumut