Beritasumut.com-Pengunjung yang datang di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) banyak yang mengeluhkan mahalnya tarif parkir. Kendati pihak Yayasan PRSU telah menetapkan tarif parkir kendaraan bermotor untuk roda dua sebesar Rp 3 ribu dan Rp 5 ribu untuk roda empat. Namun di lapangan petugas parkir justru mengutip uang lebih dari tarif tersebut, roda dua sebesar Rp 5 ribu dan bahkan untuk roda empat hingga Rp 10 ribu. Ketua Yayasan PRSU Nuzirwan Lubis saat dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya memang sudah mendapat laporan adanya beberapa petugas parkir yang bermain dengan tarif parkir. Padahal sesuai perjanjian awal yang dilakukan yayasan bersama EO dan pengelola parkir tarif parkir untuk sepeda motor yaitu Rp 3 ribu dan mobil Rp 5 ribu. "Makanya kita kemarin memanggil ketua pengelola parkirnya. Di situ kita beri peringatan supaya tidak terjadi lagi dan disepakati mereka mengganti petugas parkirnya," sebutnya. Namun, kendati Yayasan PRSU sudah memanggil pengelola parkir, tetapi petugas parkir justru tetap melakukan pelanggaran. Sehingga untuk event PRSU di tahun mendatang, Nuzirwan mengaku tidak akan lagi menggunakan jasa pengelola parkir kembali."Tahun depan kita berencana menggunakan secure parkir saja. Mudah-mudahan hal ini dapat terlaksana," pungkasnya.(BS03)