Ketua Badan Silaturahmi Ponpes Sumut Yulizar P Lubis: Ini Sejarah, Patut Diapresiasi

- Selasa, 28 Maret 2017 12:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032017/1020_Ketua-Badan-Silaturahmi-Ponpes-Sumut-Yulizar-P-Lubis--Ini-Sejarah--Patut-Diapresiasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Ketua Badan Silaturahmi Pondok Pesantren Sumut Yulizar Parlagutan Lubis berterimakasih atas kepedulian yang ditunjukan Gubernur Sumatera Utara Sumut (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi MSi yang memberikan tali asih kepada para atlet Pekan Olahraga Pesantren Nasional (Pospenas) 2016 di Gubernuran Jalan Sudirman, Senin (27/03/2017). 

 

Apa yang dilakukan Gubsu, menurut Yulizar merupakan sejarah yang patut diapresiasi."Pospenas itu sudah lima kali digelar. Setiap gelaran itu kita terus ada mendapat mendali. Tapi baru kali ini kita diapresiasi. Ini sejarah di bawah kepemimpinan Gubsu Tengku Erry. Kita patut berterimakasih untuk itu," ujar Yulizar.

 

Ucapan bangga dan bahagia juga diutarakan para atlet yang mendapatkan tali asih. Seperti halnya Ilham Sibarani yang mendulang emas dari cabang atletik 100 meter. "Syukur alhamdulillah, ini pertama kalinya saya dapat uang sebanyak ini. Terimakasih pak Gubernur. Semoga bapak diberi kesehatan dan kesuksesan," ujar Ilham asal Pesantren Tanjungbalai.

 

Senada dengan Ilham, Afriansyah asal Pesantren Darul Arafah Deli Serdang peraih emas cabang pencak silat mengaku tali asih yang diterimanya menjadi pemicu dirinya untuk lebih berprestasi lagi di masa mendatang. "Awalnya tidak pernah menduga akan dapat uang sebanyak ini. Alhamdulillah. Terimakasih pak Gubernur. Ini menjadi modal agar kami lebih giat lagi mengukir prestasi untuk mengharumkan nama Sumut fi masa mendatang," ujarnya.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Baharuddin Siagian mengatakan, jika para atlet yang diberi tali asih yakni, Rp10 juta untuk atlet pesantren yang meraih medali emas, Rp7,5 juta yang meraih medali perak dan Rp5 juta kepada masing-masing yang meraih medali perunggu."Ada juga kita berikan kepada tenis meja putra dan putri Rp25 juta. Sehingga total tali asih yang kita berikan yakni Rp150 juta. Semua yang mengurusi para atlet ini juga akan kita berikan reward," kata Baharudin.

 

Ia juga mengatakan, selain tali asih, pendidikan para atlet yang berprestasi juga akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu). "Atlet yang berprestasi kita tanggung biaya pendidikannya hingga kuliah. Termasuk kita jamin pekerjaannya agar diterima di BUMD," ujarnya yang disambut tepuk tangan para atlet.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

MTQ ke-58 Tingkat Kota Medan Digelar 19-26 April

Peristiwa

SMP Muhammadiyah 05 Medan Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah

Peristiwa

Hadiri Semesta Fest 2025, Walikota Medan Apresiasi dan Berharap Membawa Manfaat untuk Ekonomi Syariah

Peristiwa

Gubernur Sumut Akan Kuliahkan Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias, Hingga Tamat

Peristiwa

Indonesia Raih Medali di Kejuaraan Wushu Internasional

Peristiwa

Indonesia Punya Wakil di Hongkong International Wushu Championship 2025