Beritasumut.com-Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, menyebutkan, sedikitnya 200 personil Polres Padangsidimpuan dan 60 personil Brimob diturunkan membantu evakuasi korban akibat banjir bandang di Kota Padangsidimpuan. "Anggota Polri yang dilibatkan dalam tanggap darurat, Polres Padangsidimpuan 200 personel, Brimob 60 orang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 100 orang, Kesehatan 50 orang dan setiap kecamatan dibuat posko kesehatan dari Dinas Kesehatan Padangsidimpuan," ujar Nainggolan, Senin (27/03/2017). Dikatakannya, Polri dan Dinas Kesehatan membuat lima posko dan juga dipersiapkan alat-alat berat dua unit, lima unit mobil truk, tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk pembersihan TKP akibat banjir bandang tersebut. Sampai saat ini, sambung Nainggolan, para korban masih didata dan masyarakat dibantu aparat baik TNI maupun Polri serta masyarakat di Padangsidimpuan bersama-sama membantu para korban bencana alam banjir dan membangun posko tanggap darurat untuk para korban. Diberitakan sebelumnya, Minggu (26/03/2017)Sungai Batang Ayumi, Kota Padangsidimpuan, tepatnya di Kelurahan Sitamang Baru, Gang Nauli, meluap. Banjir bandang pun menyapu bersih puluhan rumah warga. Banjir bandang tersebut menyapu lima desa atau kelurahan, memakan korban jiwa, lima orang meninggal dunia dan empat orang korban luka-luka. Sementara kerugian materil mencapai Rp4,5 miliar. Selain itu, rumah rusak 17 unit, rumah hanyut 33 unit dan kendaraan hanyut tujuh unit. Dan lokasi yang paling parah akibat banjir tersebut di kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidimpuan.(BS04)