Beritasumut.com-Agus Susanto (33) karyawan PLN Aceh warga Jalan Hamzah Fansuri, Desa Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh diamankan petugas keamanan di Bandara Kualanamu, Senin (20/03/2017). Pasalnya, saat berada di dalam pesawat Wings Air nomor penerbangan IW 1240 tujuan Lasikin Sinabang, Aceh, Agus mengatakan tentang bom. Sebelumnya, Agus berangkat dari Medan menumpang taksi dan tiba di Bandara Kualannamu. Setelah melakukan Check In, Bapak anak tiga itu menuju pesawat yang akan membawanya ke Bandara Lasikin Sinabang, Aceh. Namun saat berada di kabin pesawat, Agus ditanya seorang pramugari tentang isi dalam tas ranselnya. Entah sengaja atau tidak atau pun bercanda, Agus menjawab jika di tasnya bukan bom. Mendengar jawaban Agus pramugari langsung menghubungi pihak petugas Avsec Bandara Kualanamu. Mendapat informasi tersebut, petugas Avsec saat itu langsung mendatangi lokasi di dalam pesawat. Tak pelak, Agus pun gagal berangkat karena langsung diamankan ke Security Building guna diperiksa keterengannya."Tak seperti itu kubilang tadi, yang kubilang sama pramugari kalau dalam tasku itu bukan bom. Itu sajanya," sebut Agus. Menurut Agus, ucapannya itu muncul tiba-tiba karena merasa lelah akibat menunggu keberangkatan. Soalnya menurut Agus, pesawat sempat delay jadi dirinya merasa lelah menunggu dan badan terasa capek. Agus pun mengatakan jika dirinya tidak tau menahu kalau mengucapkan kata seperti itu berbahaya. "Aku sering ke bandara tapi gak tahu kalau ucapan seperti itu salah. Aku menyesal kali," kata Agus. Sementara itu, Manajer Keamanan Bandara Kualanamu Kuswadi mengatakan untuk selanjutnya Agus diserahkan ke Polres Deli Serdang untuk pemeriksaan lebih lanjut."Kita akan menyerahkan Agus ke Polres Deli Serdang,” jelasnya. (BS05)