Beritasumut.com-Petugas keamanan Bandara Kualanamu mengamankan Rahmat (23) warga Komplek Perumahan pemda TK I, Desa Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan di Security Chek Point (SCP) Central lantai III Bandara Kualanamu pada Senin (20/3/2017) karena menyembunyikan 242 gram daun ganja kering siap pakai di kaos kaki dan celana dalam yang dikenakannya. Rahmat yang merupakan mahasiswa di Universitas Indo Global Mandiri, Palembang, semester V jurusan tekhnik informatika yang juga peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara Kelima (KMAN V) yang diselenggarakan di Tanjung Gusta, Medan ini menerangkan dirinya membeli ganja dari seseorang pria yang dikenalnya di lokasi kongres pada Minggu (19/3/2017) seharga Rp 300 ribu. "Aku beli ganja dari seorang pria yang aku panggil abang warga sekitar lokasi acara kongres, ciri-cirinya badannya kurus, kulitnya hitam dan berambut pendek. Aku ditawari beli ganja saat masih acara, di acara itu ganja bebas ditawarkan," ujar Rahmat, Selasa (21/3/2017). Rahmat juga mengaku dirinya sudah sejak tiga tahun menggunakan ganja sejak dirinya masuk kuliah. Sementara ganja yang dibelinya tersebut akan digunakannya sendiri."Ganjanya mau aku gunakan sendiri, bukan untuk aku jual. Ganja itu stok satu bulan, setiap hari aku habiskan satu linting ganja. Aku makek ganja di rumah tidak pernah di kampus," kata Rahmat. Ditanya apa alasan Rahmat memakai ganja, dirinya menjelaskan memakai ganja untuk pengobatan kangker tulang belakang yang dideritanya sejak tamat SMA lalu."Aku makek ganja untuk pengobatan penyakit kangker tulang belakang, aku tau ganja bisa untuk pengobatan penyakitku setelah membaca buku," jelas Rahmat yang merupakan perwakilan pemuda Adat Melayu Palembang, Sumatera Selatan. (BS05)