Beritasumut.com-Jelang berlangsungnya acara Mata Najwa on stage, puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Sumatera Utara (Sumut) yang tergabung di dalam Badko HMI Sumut menggelar aksi di lapangan gedung Serba Guna Jalan Pancing, Medan. Koordinator aksi Wildan menjelaskan, aksi itu dilakukan sebagai desakan kepada Komisioner KPK Saut Situmorang agar segera mengusut tuntas kasus E-KTP yang merugikan uang negara sebesar Rp4,9 trilyun."Kita meminta agar KPK segera mengusut tuntas kasus ini, apalagi kasus ini merupakan kejahatan sempurna karena melibatkan para pejabat negara dari legislatif hingga yudikatif. Kita dukung KPK mengusut ini," kata Wildan dalam orasinya, Jumat (17/03/2017). Selain itu, pihaknya juga memprotes statemen Saut Situmorang yang mengatakan, HMI melahirkan kader-kader sebagai koruptor. "Kita juga memprotes yang pernah diucapkan Saut di media, bahwa HMI banyak melahirkan kader-kader koruptor. Jika ada kader HMI yang terlibat korupsi, itu adalah oknum, bukan organisasinya. Kita tegaskan bahwa kita anti korupsi," jelasnya. Dari amatan, saat berlangsungnya aksi, para kader Badko HMI Sumut sempat mengancam akan kembali berunjuk rasa saat acara Mata Najwa berlangsung dengan membawa massa yang lebih besar lagi. Namun, hal itu urung dilakukan.Usai menyampaikan aspirasinya yang berlangsung selama 15 menit tersebut, massa pun membubarkan diri dengan tertib.(BS04)