Terkait OTT Plt Kadis Kesehatan Labuhanbatu, Lima Bidan Diperiksa oleh Poldasu

- Selasa, 14 Maret 2017 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032017/1311_Terkait-OTT-Plt-Kadis-Kesehatan-Labuhanbatu--Lima-Bidan-Diperiksa-oleh-Poldasu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang menegaskan jika pihaknya saat ini masih mendalami kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Labuhanbatu, Asrarul Hayat Nasution alias AHN melalui keterangan saksi-saksi yang akan diperiksa.Para saksi tersebut adalah lima bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang diduga menjadi korban pungli dari AHN.

 

"Kasusnya masih terus kita dalami, sampai saat ini kita masih melakukan pendalaman dan akan segera melakukan pemeriksaan saksi-saksi.Pemeriksaannya belum dilakukan, baru tadi surat panggilannya kita layangkan. Ada lima bidan PTT yang kita panggil untuk diperiksa dalam waktu dekat ini," ungkap AKBP Frido, Selasa (14/03/2017).

 

Dari informasi yang dihimpun, terkait kasus tersebut juga telah dilakukan penggerebekan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Labuhanbatu sebagai upaya pengembangan pada Senin (13/03/2017) malam. Bahkan disebut-sebut dalam penggerebekan itu salah seorang pejabat eselon II di Pemkab Labuhanbatu turut diamankan polisi.

 

Namun hal tersebut dibantah AKBP Frido, menurutnya penggeledahan dan penangkapan mungkin dilakukan oleh personel Polda Sumut."Belum ada, kita tidak ada melakukan penggeledahan, kalau ada mungkin dari Polda. Silakan konfirmasi ke Polda," terangnya.

 

Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Nur Fallah saat dikonfirmasi menyatakan, dalam kasus OTT di Dinas Kesehatan Labuhanbatu yang berperan adalah Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli dari DItreskrimsus Polda Sumut. Namun berkaitan hal itu Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan maupun Wadir Krimsus, AKBP Maruli Siahaan tak bersedia memberikan jawaban melalui telpon selulernya. 

 

Seperti diketahui sebelumnya, tim dari Polres Labuhanbatu bersama Satgas Saber Pungli Pemkab Labuhanbatu dan Pemprovsu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Plt Kadis Kesehatan Pemkab Labuhanbatu AHN pada Kamis (09/03/2017) lalu di kediamannya di Jalan Kancil, No.6, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Rantau Selatan.

 

OTT dilakukan terkait dengan adanya indikasi pemerasan terhadap tujuh bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang akan diangkat menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).Menurut Frido, AHN dibekuk sesaat menerima gratifikasi dari salah seorang bidan PTT. 

 

Dalam praktiknya, AHN menerima uang secara bertahap dari para bidan PTT dengan jumlah antara Rp6 juta sampai Rp 7 juta dengan modus operasi menghubungi para bidan PTT yang sudah lulus ujian dan akan diangkat menjadi CASN. Pungutan biaya yang diminta AHN itu dengan alasan untuk keperluan pengiriman berkas para bidan PTT ke BKN Kanreg VI Medan dan BKN Pusat melalui BKD Kabupaten Labuhanbatu.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur

Peristiwa

Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak

Peristiwa

Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China

Peristiwa

Rakor Bidang Pangan Provinsi Sumut, Pj Gubsu Optimis Optimalisasi Pertanian Terwujud Lewat Kolaborasi Pusat dan Daerah

Peristiwa

Everton Vs Nottingham: Menang 2-0, Forest Tembus Peringkat 2 Klasemen

Peristiwa

Madrid Juara Piala Interkontinental, Ancelotti Pecahkan Rekor Trofi