Beritasumut.com-Marzuki (45) satpam Bank BTN di Jalan Irian, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa ditemukan tewas mengenaskan di toilet ditempatnya bekerja pada Jumat (10/03/2017). Mayat Marzuki warga Komplek Perumahan Rorinata, Jalan Bandar Labuhan, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa ini pertama kali ditemukan Muhammad Aris (36) petugas cleaning service warga Jalan Pasar VII, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan dan Dedi (32) satpam teman sekerja Marzuki, warga Jalan Pertahanan Ujung, Kecamatan Patumbak. Saat itu M Aris yang hendak bekerja menemukan pintu rolling door masih dalam terkunci. Karena pintu rolling door masih terkunci, M Aris menunggu di luar. Selang tak berapa lama Dedi pun tiba dan melihat M Aris berdiri di luar. Merasa curiga pintu rolling door masih tertutup, Dedi pun membuka paksa pintu rolling door dengan kunci sepeda motor. Saat masuk ke ruang tunggu bank, M Aris dan Dedi pun menemukan bercak darah dan pakaian Marzuki di kursi. Merasa curiga, keduanya pun memeriksa toilet dan menemukan Marzuki tewas dengan kondisi kepala berada di dalam closet dan dari mulut mengeluarkan darah. Selang tak berapa lama personil Polsek Tanjung Morawa dan tim identifikasi Polres Deli Serdang yang mendapatkan informasi pun tiba dilokasi. Petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP petugas tidak menemukan senjata tajam. Edi Susanto (36) abang korban warga Jalan Bandar Labuhan, Dusun III, Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa kepada petugas menerangkan jika korban menderita sakit diabetes melitus (komplikasi) sejak 5 tahun terakhir dan sedang dalam pengobatan. Pihak keluarga pun tidak keberatan atas meninggalnya korban dan membuat surat pernyataan. Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Iptu Roberto Sianturi menegaskan pihak keluarga korban tidak keberatan atas meninggalnya korban. “Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak keberatan atas meninggalnya korban. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga,” jelas Roberto.(BS05)