Urgensi Pelibatan Masyarakat Sipil di dalam Upaya Deradikalisasi

- Jumat, 10 Maret 2017 01:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032017/4200_Urgensi-Pelibatan-Masyarakat-Sipil-di-dalam-Upaya-Deradikalisasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) mengadakan diskusi dan bedah buku karya AS Hikam berjudul “Deradikalisasi” pada Kamis (09/03/2017). Kegiatan ini adalah bagian dari aksi bersama masyarakat sipil dalam upaya membangun indonesia yang moderat dan toleran. 

 

“INFID memandang deradikalisasi merupakan upaya yg harus terus dilakukan secara berkesinambungan dan melibatkan banyak pihak dengan peran yang berbeda-beda. Dengan demikian, suara dan pesan yang ada semakin keras dan menjadi narasi utama publik," ungkap Beka Ulung Hapsara, selaku Advocacy Manager INFID.

 

Sebagai rangkaian dari upaya deradikalisasi, pada bulan Oktober–Januari 2017, INFID bekerja sama dengan NU Online mengadakan kompetisi essay dan video yang bertemakan toleransi dan perdamaian.Tujuannya adalah untuk mendorong masyarakat mengemu-kakan gagasan dan karyanya melalui tulisan dan video sekaligus mengkampanyekan nilai-nilai toleransi dan perdamaian.

 

“Dari 530 dieliminir menjadi 100 besar, kemudian diseleksi lagi menjadi 50 besar, lalu 20 besar hingga terakhir 10 besar, Kemudian dewan juri utama menentukanjuara-juaranya,” terang Yunus.

 

Juara pertama adalah A Syarif Yahya asal Temanggung (Jawa Tengah) dengan esai “Ngaji Toleransi di Kaki Bukit Watu Payung”. Juara kedua Rifqi Qowiyul Iman dari Lampung Utara (Lampung) dengan esai “Negara Kesatuan sebagai Hasil Ijtihad Kebangsaan (Menelisik Gagasan dan Pemikiran KH A Wahid Hasyim dalam Sidang BPUPKI)”. Juara ketiga adalah Ngarjito Ardi Setyanto dari Yogyakarta dengan esai “Puisi Perdamaian dari Sang Nyai (Telaah Puisi-Puisi Masriyah Amva)”.

 

Sementara untuk kompetisi video, dewan juri telah menyeleksi secara ketat lomba bertema “Kebersamaan di Tengah Perbedaan” dan menyepakati tiga karya terbaik sebagai pemenang dari 30 karya yang masuk ke panitia.Juara pertama diraih video berjudul “Anjangsana” produksi Menrva Lab Film dari Bandung. Juara kedua diperoleh “Melelang Malang” produksi Aliansi 3 Sinema (Jakarta), dan juara ketiga diraih “Harmoni" produksi Sinar Moeda Film (Purbalingga).

 

Sineas Daniel Rudi Haryanto yang menjadi salah satu juri kompetisi ini mengaku ia melihat potensi kreatif para peserta. Mereka menggunakan bahasa visual untuk menyampaikan pesan yang singkat namun sarat dengan makna bagi penontonnya. “Penonton dapat merasakan ‘pesan’ dan terinspirasi dari produk audio visual yang berdurasi pendek tersebut,” ujarnya.

 

Selain Daniel, juri lainnya adalah Savic Alielha, Direktur NU Online. Savic melihat potensi besar kaum muda untuk turut mengampanye-kan pesan-pesan yang menyejukkan masyarakat yang plural seperti Indonesia. “Kalau dikelola dengan baik, ini menjanjikan masa depan kampanye perdamaian yang kreatif dan berbobot,” ujarnya.

 

Acara ini juga menjadi momen soft-launching buku kerjasama INFID dengan LKIS berjudul “Pengakuan Pejuang Khilafah” yang ditulis oleh Ed Husain.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Truk Pengangkutan Air Minum Tabrak Pagar UPTD RS Khusus Mata Sumut

Peristiwa

Ketua BTN PSSI Sebut Gubernur Bobby Nasution Peduli Sepak Bola Kelompok Usia

Peristiwa

Agustinus Sirait: Perlindungan Dua Anak di Sergai Harus Melibatkan Dinas P2KBP3A dan Pokja BSAN

Peristiwa

Gubernur Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut, Berikut Profil Irjen Pol Sonny Irawan

Peristiwa

Batalyon Parako 463 Pasgat Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha

Peristiwa

Kerja Sama Strategis Kadin Medan dan Binus University: Dorong Kemajuan Ekonomi, Layanan Kesehatan, dan Pengabdian Masyarakat