Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengajak seluruh Umat Islam untuk memahami bahwa sesungguhnya kegiatan MTQ ini bukanlah semata–mata bertujuan untuk menunjukkan seseorang itu pintar dan fasih membaca Al Quran, tetapi lebih dari itu yang paling pokok dan hakiki adalah menghayati, mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Semangat membaca Al-Quran hendaknya jangan hanya tumbuh menjelang perlombaan MTQ ini saja, dan layu setelahnya. Namun harus dijadikan sebagai kebutuhan pokok dan mendasar bagi setiap insan untuk semakin mencintai Al Quran sejalan dengan tema kegiatan ini yaitu 'Melalui MTQ ke-50 dan FSN ke-39 tingkat Kabupaten Deli Serdang Tahun 2017 kita jadikan Al-Quran sebagai landasan spritual untuk membangun kehidupan masyarakat yang maju,berdaya saing,religius dan bersatu dalam kebhinekaan'. Ajakan itu disampaikan Bupati pada acara pembukaan MTQ ke-50 dan FSN ke-39 tingkat Kabupaten Deli Serdang di Lapangan Bola Kaki Pagar Jati, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (08/03/2017) malam. "Atas nama Pemkab Deli Serdang, Saya berterimakasih serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peran para pemuka agama, alim ulama, para tokoh masyarakat, para Dai serta semua pihak yang selama ini telah dan akan terus melakukan pencerahan dan mendorong umat untuk terus membaca dan meningkatkan pemahaman isi kandungan Al-Quran," paparnya. Bupati juga menitip pesan kepada peserta yang akan berlomba, untuk menampilkan seluruh kemampuan yang dimiliki, berlomba dan berjuanglah untuk menjadi yang terbaik, manfaatkanlah kesempatan ini untuk meraih prestasi. Karena setelah ini akan menghadapi event yang lebih besar yakni MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara dan Nasional. Kepada Dewan Hakim/Dewan Juri, Bupati meminta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan keadilan. "Karena hasil penilaian para dewan juri sangat menentukan perkembangan Qori dan Qori’ah kita kedepan," ujarnya. (BS05)