Hari Perempuan Internasional, AJI Terus Perjuangkan Nasib Jurnalis Perempuan

- Rabu, 08 Maret 2017 20:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032017/3282_Hari-Perempuan-Internasional--AJI-Terus-Perjuangkan-Nasib-Jurnalis-Perempuan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Hari Perempuan Internasional
Beritasumut.com-Seratus enam puluh tahun sejak perjuangan perempuan pertama kali dideklarasikan pada 8 Maret 1857 di Amerika Serikat, hingga kini diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan masih terjadi. Kondisi buruk ini terus membayangi perjuangan kesetaraan gender.

 

"Bagi pekerja media, kekerasan dan pelecehan seksual terhadap jurnalis perempuan juga masih menjadi pekerjaan rumah. Meski pekerjaan sebagai jurnalis dilindungi oleh UU Pers, namun bukan berarti pekerjaan sebagai jurnalis aman dari pelecehan dan kekerasan. Tahun 2016, tercatat ada tiga kasus kekerasan dan pelecehan," ujar Ketua Bidang Perempuan, Anak, dan Kelompok Marjinal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Yekti Hesthi Murthi melalui siaran persnya, Rabu 908/03/2017).

 

Dijelaskan Yekti Hesti, pertama, kasus kekerasan seksual terhadap empat perempuan di kantor berita Antara. Kedua, kasus pelecehan seksual yang terjadi pada seorang perempuan reporter magang di Radar Ngawi. "Ketiga adalah kasus pelecehan seksual yang terjadi terhadap seorang reporter di Medan. Dua kasus dilakukan oleh atasan korban, sedangkan kasus di Medan dilakukan aparat," bebernya.

 

Menyadari tak bisa berjuang sendirian untuk menghapuskan pelecehan, diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan, tahun ini bekerjasama dengan jaringan jurnalis internasional, AJI Indonesia sepakat memperingati Hari Perempuan Internasional, 8 Maret 2017, dengan menggandeng rekan laki-laki untuk mendukung dan berpartisipasi aktif untuk mewujudkan kesetaraan dan menghentikan kekerasan.

 

"Melalui Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menggelar aksi yang bertajuk Man for Woman (M4W). Aksi ini digelar pada Rabu, 8 Maret 2017 didepan Plaza FX Sudirman. Melalui aksi simpatik, kami mengajak laki-laki sebagai partner setara dan memiliki keberpihakan pada perempuan, untuk bersama-sama menghentikan kekerasan, dan mewujudkan kesetaraan gender," ungkap Yekti Hesti.

 

Yekti berharap perjuangan untuk menghentikan pelecehan, kekerasan, dan diskriminasi terhadap perempuan adalah perjuangan semua pihak. “Butuh dukungan dari stakeholders dan juga laki-laki, partner setara perempuan,untuk mewujudkannya,” pungkasnya dari Sekretariat AJI Indonesia, Jalan Kembang Raya No 6 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat 10420, Indonesia. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dua Penumpang Pesawat Gagal Selundupkan Sabu dari Kualanamu ke Kendari

Peristiwa

PFI - Jurnalis Medan Doa Bersama untuk Lima Pewarta Foto yang hilang Kontak

Peristiwa

Polisi Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu

Peristiwa

Selundupkan Sabu dalam Sepatu, Warga Aceh Ditangkap di Bandara Kualanamu

Peristiwa

LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan asal Dairi di RSU Haji Medan

Peristiwa

Arman Chandra Menerima IKAL Aceh untuk Memperkokoh Ketahanan Nasional