Dugaan Korupsi Pengerjaan Jalan Lingkar Samosir, Kejatisu Periksa PPK dan Pejabat Pengadaan Dinas PU

Herman - Minggu, 05 Maret 2017 20:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032017/1714_Dugaan-Korupsi-Pengerjaan-Jalan-Lingkar-Samosir--Kejatisu-Periksa-PPK-dan-Pejabat-Pengadaan-Dinas-PU.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Samosir pada Tahun Anggaran (TA) 2015.

 

Ini dikatakan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan, Jumat (03/03/2017). “Dugaan korupsi Dinas PU Samosir yang sedang kita usut terkait pengerjaan peningkatan jalan lingkar di Tuk-tuk, Tomok dan Lottung, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir,” sebutnya.

 

Dikatakan Sumanggar, penyidik pidana khusus (pidsus) Kejati Sumut telah melakukan pemanggilan terhadap pejabat yang menangani proyek itu untuk dimintai keterangan.

 

"Yang kita panggil, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pengadaan di Dinas PU Samosir. Tapi di surat panggilan tidak tercantum namanya," jelas Sumanggar.

 

Disinggung secara rinci dugaan korupsi di Dinas PU terkait pengerjaan peningkatanjalan lingkar tersebut. Sumanggar belum bisa menyampaikannya secara rinci. “ Kasus ini masih dalam tahap pengumpulan data dan keterangan. Detilnya belum bisa disampaikan, penyidik masih dalam tahap pulbaket dan puldata," terangnya.

 

Sekadar diketahui, peningkatan jalan lingkar di Samosir sepanjang 145 km ini untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba (KSPN). Pembangunan jalan lingkar sepanjang 145 km di Kabupaten Samosir ini digagas oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) II Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Paul Ames Halomoan usai acara penanaman pohon dalam rangka GNKPA dan Hari Bakti PU ke-71 di Pulau Samosir pada Rabu (30/11/2016).

 

Paul mengatakan penanganan jalan lingkar Samosir akan dilakukan dengan kontrak tahun jamak (multiyear) selama 3 tahun sejak tahun anggaran 2016. Pekerjaan tersebut terdiri dari 2 paket dengan total Rp541 miliar, yakni paket I untuk penanganan jalan sepanjang 69 km senilai Rp 371 miliar dan paket II senilai Rp 174 miliar untuk penanganan jalan sepanjang 34 km. Sisanya, 42 km, akan ditangani tahun 2017.

 

Mengenai pembebasan lahan, diketahui Dirjen Bina Marga Kementrian PU dan PR tidak menemui masalah, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir telah membangun komunikasi yang cukup baik dengan masyarakat. Namun, Pemkab meminta bantuan untuk anggaran pembebasan lahan, karena tidak sanggup apabila hanya melalui APBD.

 

Tahun 2016, Kementrian PUPR membantu sebesar Rp5 miliar untuk pembebasan lahan, selebihnya Pemkab Samosir.

 

Menurut data yang diperoleh, untuk penawaran pekerjaan proyek lingkar jalan sepanjang 103 km sudah dilaksanakan dan Desember 2016 lalu sudah ditandatangani.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Peristiwa

Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Resmikan Terminal Ferry International Gold Coast, Menko AHY: Untuk Memperkuat Konektivitas

Peristiwa

Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak

Peristiwa

Dampingi Presiden Resmikan KITB, Menko AHY: Untuk Infrastruktur yang Memadai dan Membangun Konektivitas