Beritasumut.com-Poldasu Sumut (Poldasu) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis atau disingkat SI BETAH. Aplikasi ini memberikan pendaftar calon anggota Polri informasi yang terbuka lebar soal proses seleksi yang berlangsung. Diprakarsai Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Poldasu, peluncuran aplikasi berbasis android ini digelar di aula Tribrata Poldasu bersamaan dengan Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2017.Dalam peluncuran ini hadir sejumlah pejabat utama Polda Sumut, kapolres sejajaran, panitia penerimaan, pengawas eksternal, LSM Police Watch, orang tua calon peserta didik, serta para calon peserta didik SIPSS 2017. Kapolda Sumut, Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel mengatakan tujuan dibuat aplikasi ini supaya Polri mendapatkan calon anggota Polri yang berkualitas. "Dengan sistem ini diharapkan proses penerimaan yang dilakukan panitia internal Polri bersih, tidak terkorosi, tidak terkooptasi apalagi terintervensi karena sekarang yang bekerja sudah komputer,” ujar Rycko, Kamis (02/03/2017). Kemudian, tujuan kedua adalah untuk membangun kepercayaan masyarakat yang mendaftar sebagai anggota Polri akan menjalani persaingan yang sehat. “Sehingga setiap calon peserta didik akan menyiapkan fisik dan tidak mencari-cari jalan pintas, mencari orang-orang yang bisa membantu, itu sudah tidak bisa lagi. Karena yang bekerja komputer, sistem yang bekerja,” tuturnya. Ditanya soal apakah aplikasi SI BETAH bakal benar-benar konsisten tidak terlindungi dari peretasan, Rycko memberikan peringatan kepada Karo SDM Poldasu, Kombes Pol Adhi Kuntoro. “Itu juga yang tadi saya ingatkan agar aplikasi ini terlindungi dari serangan hacker (peretas). Kemudian kita mau juga agar aplikassi ini berkesinambungan, konsistensinya tetap terjaga. Jangan aplikasi ini cuma dipakai pada penerimaan tahun ini saja. Jangan karena ada keponakan bapak ini, ibu ini, penerimaannya tidak memakai aplikasi ini. Kalau itu terjadi bapak ini tersangkanya,” kata Rycko menunjuk Karo SDM Poldasu. (BS04)