Beritasumut.com-Usai aksi teror bom panci pada Senin (27/02/2017) pagi kemarin di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo, Kota Bandung, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan kewaspadaannya. Untuk wilayah hukum di Sumut, Kapolda melalui Kepala Biro Operasional (Karo Ops) telah memberi petunjuk untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Karenanya, Poldasu menyiagakan 27 polres jajaran dan melibatkan TNI demi menjaga keamanan dan kekondusifan masyarakat. Hal ini dikatakan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, kepada wartawan, Selasa (28/02/2017). "Kapolda sudah mengintruksikan 27 polres jajaran untuk meningkatkan patroli besar melibatkan TNI, serta melakukan sambang penyuluhan pam swakarsa, baik di hotel dan objek vital, termasuk mengindentifikasi barang-barang bawaan orang-orang yang dicurigai," ujar Kabid Humas Poldasu. Rina menuturkan, dalam operasi ini semua satuan dilibatkan, termasuk Lalu Lintas, Sabhara, Binmas, baik pagi hingga malam hari dengan melakukan patroli gabungan. "Ini akan terus menerus dilakukan, sebab pengamanan juga dilakukan baik di bandara, dermaga maupun terminal bus. Di bandara, polisi akan bekerja sama dengan petugas otband (otoritas bandara)," tuturnya. Polda Sumut, sambung Rina, akan terus berkoordinasi dengan Polda Aceh dan Polda Riau. Menurutnya, Polda Sumut jauh-jauh hari juga sudah melakukan antisipasi dini, seperti yang tertuang dalam kesepakatan dalam pertemuan enam Polda Pantai Timur beberapa waktu lalu. "Rapat koordinasi wilayah pantai timur Sumatera kan sudah mengeluarkan kesepakatan bersama menyangkut penyelundupan komoditi, narkoba, traficking, terorisme radikalisme dan in toleran, pemberdayaan masyarakat, serta join patrol dari Polda Aceh sampai Polda Jambi," pungkas Rina. Informasi dihimpun, aksi terorisme terjadi pada Senin (27/02/2017) pagi kemarin di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo, Kota Bandung. Teror tersebut bertepatan dengan jadwal kedatangan rombongan Raja Salman dari Arab Saudi, yang dijadwalkan awal Maret. Aksi teror tersebut berhasil dilumpuhkan kepolisian hanya dalam waktu dua jam. (BS04)