Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik belum dapat memberikan keterangan resmi terkait meninggalnya Anggirlan Nasution (11) warga Jalan Pasar IV, Dusun VI, Desa Marendal II, Deli Serdang, setelah menjalani operasi closure dengan tindakan tutup colostomy di RS milik Kemenkes tersebut, Minggu (26/02/2017) dini hari. Kepala Sub Bagian Humas RSUP Haji Adam Malik, Masahadat Ginting yang dikonfirmasi, mengatakan penyebab dari meninggal dunianya bocah tersebut dikarenakan sesak napas yang dialaminya."Pasien atas nama Anggirlan Nasutuion usia 11 tahun peserta KIS, dengan sesak napas meninggal 26 Februari pukul 02.45 WIB," ujarnya kepada wartawan, Senin (27/02/2017). Namun begitu, Masahadat mengaku pihaknya juga sudah mengagendakan jadwal untuk memberikan keterangan resmi terkait meninggalnya Anggirlan, yang akan langsung dijelaskan oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) yakni dr Mahyono dan tim, Selasa (28/02/2017) besok pagi. Hal ini, sambung dia, dikarenakan, dokter tersebut sedang memiliki jadwal operasi, sehingga belum bisa menjawab persoalan mengenai apa yang terjadi pada Anggirlan."Besok (Selasa-red), akan dijelaskan langsung oleh tim dokternya. Sekarang, dokternya belum bisa," tegasnya. Sebelumnya, Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Adam Malik, Mardianto mengatakan jika secara klinis meninggalnya Anggirlan, karena kondisi pasien yang sudah tidak baik. Secara umum, sebut dia, orang tua pasien sudah diterangkan mengenai kondisi tersebut."Pasien memang sudah tidak bagus dan akan direncanakan tindakan lebih lanjut. Tapi kondisi infeksi memperburuk keadaan pasien," terangnya. Sementara itu, Ayah Anggirlan, Adlin Nasution mengatakan keluarga sangat terpukul atas meninggalnya Anggirlan. Usai di operasi, anaknya itu justru menghembuskan nafas terakhirnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Anggirlan diduga menjadi korban malpraktik di RSUD dr Pirngadi Medan atas operasinya pada tahun 2015 lalu. Di mana pasca operasi kedua, usus Anggirlan dibiarkan berada di luar.Akibatnya, selama lebih kurang dua tahun Anggirlan harus terus menahan sakitnya. Hingga akhirnya ia dibawa ke RSUP H Adam Malik pada Rabu (22/02/2017) lalu untuk menjalani operasi dan akhirnya meninggal.(BS03)