Beritasumut.com-Guna melakukan penanganan terkait darurat bencana kepada masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai menggelar sosialisasi pembekalan keterampilan sederhana bagi masyarakat daerah rawan bencana di Aula Pemko Binjai, Senin (27/02/2017). Hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Walikota Binjai H Ikhrom, Kepala Data I BMKG Wilayah I Medan, Kepala SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Binjai, serta para tamu undangan peserta. Dalam sambutannya, Walikota Binjai H M Idaham SH MSi yang dibacakan oleh staf ahli Walikota H Ikhrom mengatakan bahwa mengingat intensitas bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia, memang tidak dapat dikendalikan. Hal tersebut memang menuntut masyarakat Indonesia agar lebih cerdas dalam menyikapi setiap bencana yang terjadi. “Berangkat dari pengalaman dan fenomena bencana alam yang terjadi di Indonesia saat ini, pengetahuan mengenai tanggap bencana menjadi salah satu tindakan yang tepat untuk diketahui oleh masyarakat,” ujar Idaham seraya menambahkan agar sosialisasi penanganan bencana itu akan terus dilakukan di wilayah yang lokasinya kerap dilanda bencana alam. Kepala Data I BMKG Wilayah I Medan selaku narasumber menjelaskan bahwa Kota Binjai kerap diguncang gempa dengan skala kecil. “Belakangan ini, kita telah menyosialisasikan penanganan darurat bencana kepada masyarakat setempat agar mereka siap dan tidak panik saat terjadi gempa,” terangnya. Sementara itu, Agung selaku peneliti gempa BMKG Wilayah I Medan menambahkan bahwa sebagian wilayah indonesia termasuk Sumatera Utara merupakan daerah rawan gempa bumi merusak."Akibat dua proses tektonik yang konvergensi berupa subduction lempeng Indo-Australia terhadap eurasia dan aktivitas sesar lokal," jelasnya. Kepala BPBD Kota Binjai, Ahmad Yani SSTP menjelaskan bahwa sosialisasi dengan memberikan pembekalan penanganan bencana kepada masyarakat sangat penting karena selain sebagai bekal, juga untuk membantu petugas BPBD daerah memberikan informasi ketika terdapat tanda-tanda akan terjadinya bencana alam. "Kita berharap dengan menyosialisasikan penanganan bencana kepada masyarakat nantinya koordinasi penanganan bencana dapat dilakukan secara tepat dan akan mengurangi dampak bencana, baik korban maupun penyelamatan harta benda," pungkasnya.(BS08)