Beritasumut.com-Penganiayaan dilakukan sekelompok penarik becak bermotor kepada pengemudi angkutan berbasis online (Grab -taksi) di Medan Fair Plaza Medan masuki babak baru. Polisi yang sudah memproses kasus itu berhasil menangkap empat pelaku terlibat penganiayaan kepada Korban Franky Kie. "Polsek Medan Baru sangat cepat meresponnya dan berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat melakukan penganiayaan pada hari Rabu (22/02/2017) lalu," ucap korban Franky kepada wartawan di Mapolsek Medan Baru, Jumat (24/02/2017). Dia juga meminta empat pelaku lagi yang belum ditangkap harus ditangkap polisi. Sebab dari delapan pelaku yang melakukan pemukulan dan penyerangan itu ada aktor intelektualnya. "Kalau gak ada yang provokator tidak akan terjadi pemukulan kepada saya," imbuh pria ramah ini. Dengan kejadian itu, korban yang masih mahasiswa itu tidak dapat lagi bekerjaseperti biasanya. "Masih trauma melihat peristiwa pemukulan dan penghancuran mobil Avanza warna putih BK 1282 IS saya," ujarnya. Informasinya menyebutkan, kejadian naas yang menimpa Frangky Kie, penduduk Jalan Bhayangkara Medan ini berawal saat ia hendak menjemput pelanggannya di Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto Medan. Namun, saat keluar dari areal parkir, sekelompok orang diduga pengemudi betor menghalangi mobil Tooyota Avanza plat BK 1282 IS. "Saat korban keluar dari areal parkir, para terduga pelaku langsung mengahalangi jalan mobil tersebut," tambah Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic. Katanya, pihaknya yang mendapat laporan peristiwa itu, langsung turun ke lokasi kejadian. "Dari lokasi, berdasarkan rekaman kamera pengawas, kita berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku penyerangan," jelas orang nomor satu di Mapolsek Medan Baru itu. Akan tetapi, Ronni mengungkapkan, dirinya sangat menyangkan kejadian itu. Padahal, pihaknya telah mengantisipasi agar peristiwa ini tidak terjadi, dengan melakukan penjagaan di lokasi. "Tadi pagi kita telah melakukan antisipasi dengan melakukan penjagaan serta penyuluhan terhadap para pengemudi betor. Tapi tadi tidak ada kejadian," paparnya. Mantan Kapolsek Medan Helvetia itu menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu. "Kita tengah menyelidiki kasus ini. Secepatnya akan kita informasikan. Untuk sementara sudah empat kita amankan," pungkasnya.(BS04)