Beritasumut.com-Seorang perempuan pengemudi Go-Jek sebut saja berinisial S, Rabu (22/02/2017) siang sekitar jam 14.00 Wib dikabarkan ditabrak penarik becak bermotor (betor) di depan Makam Pahlawan, Jalan SM Raja, Medan. Korban pun mengalami luka-luga di kakinya. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada atasannya di kantor mereka di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan. "Tadi kejadiannya sekitar jam 14.00 wib di depan makam pahlawan. Dia (korban) ditabrak pengemudi betor hingga terjatuh. Saat ini korban sudah di kantor," ujar Rian (27), warga asal Siantar sekaligus pengemudi Go-Jek kepada wartawan. Saat disinggung identitas korban, Rian mengatakan belum tahu pasti karena yang bersangkutan saat ini masih berada di kantor. Dia mengetahui kejadian itu setelah gambar korban dikirim via WhatsApp (WA). Rian menambahkan, untuk pengemudi Go-Jek yang biasa mangkal di wilkum Medan Kota, sekitar 50-an orang. "Yang biasa mangkal di seputaran Medan Kota ada sekitar 50-an orang. Dan kami ke mari karena diundang oleh pihak kepolisian," jelasnya. Kanit Intel Polsek Medan Kota, AKP Budi saat dikonfirmasi membantah kasus itu merupakan dampak dari perseteruan angkutan berbasis online dengan para penarik betor. Dia menyebut, peristiwa itu murni kecelakaan lalulintas (laka lantas). "Nggaklah, murni laka itu. Kami tahunya pun, setelah korban melapor ke kantornya. Setelah kejadian, korban langsung balik kantor menceritakan peristiwa yang dialaminya itu. Tidaklah, tidak ditahan. Kan tadi senggolan aja itu. Lukanya karena jatuh ke aspal," ujar Budi.(BS04)