Beritasumut.com-DDS (21), mahasiswi Unimed, warga Jalan Gunung Jaya Wijaya, No.147, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan, menjadi korban copet dalam angkutan kota (angkot). Kepada wartawan di Mapolsek Medan Kota usai membuat laporan, korban menuturkan, peristiwa yang ia alami terjadi, Senin (20/02/2017) kemarin, saat dia menaiki angkot trayek 06. Saat itu korban naik di Jalan SM Raja, persis di depan loket Bus RAPI."Saya sendiri di dalam angkot itu. Gak lama laki-laki dan dua perempuan naik di depan Texas Chicken Simpang Jalan Al-Falah," ujarnya. Korban kemudian turun di depan Jalan Sakti Lubis persis di depan Pajak Simpang Limun untuk menyetorkan uang ke ATM Bank BNI. Korban baru menyadari dompet dan HP yang ada di dalam tas miliknya hilang saat hendak masuk ke dalam mesin ATM. "Begitu saya lihat, dompet dan HP Samsung saya sudah tidak ada. Total kerugian sekitar Rp1,5 juta. Saya yakin pelakunya laki-laki yang duduk di samping kiri saya dan dua perempuan lain sindikatnya. Gak logika dua penumpang perempuan yang di depan saya diam saja saat tas saya dibuka pelaku," kesal korban. Korban telah melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Medan Kota, Selasa (21/02/2017) petang. Laporan itu tertuang dalam Nomor: STPL/149/K/II/SU/POLRESTABES MEDAN/SEK M. KOTA."Saya berharap polisi bisa menangkap pelaku agar tidak ada lagi orang yang menjadi korban. Ciri-ciri terduga pelaku perawakan ganteng, berpakaian rapi," sebut korban. Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing mengatakan, pihaknya akan memproses laporan tersebut. "Laporan sudah selesai. Kita atensi setiap ada info di lapangan. Terima kasih," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Deli Serdang tersebut. (BS04)