Perempuan Pekerja Cafe di Kawasan Marendal Gantung Diri Pakai Kawat Jemuran

- Selasa, 21 Februari 2017 19:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022017/6592_Perempuan-Pekerja-Cafe-di-Kawasan-Marendal-Gantung-Diri-Pakai-Kawat-Jemuran.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Tumini.
Beritasumut.com-Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Tumini (39) nekat gantung diri di rumahnya Jalan Kongsi Gang Pantai Halim, Dusun 3A, Desa Mariendal I Kecamatan Patumbak, Deli Serdang‬, Selasa (21/02/2017) pagi.Aksi nekat Tumini diduga karena frustasi ditinggal oleh suaminya.

 

Informasi diperoleh, korban sudah sekira enam bulan ditinggal suaminya karena hubungan mereka tidak harmonis. Korban selama ini sering menghabiskan waktu malamnya bekerja di kafe kawasan Marendal.Korban diketahui tewas gantung diri oleh Diana di pintu kamar mandi menggunakan kawat jemuran sekira jam 08.00 wib."Kita menduga penyebab kematiannya karena gantung diri," ujar Kanit Reskrim Polsek Patumbak AKP Fery Kusnadi. 

 

Fery menyebutkan, sebelum gantung diri, sekira jam 20.00 wib, korban permisi kepada saksi Diana Nasution yang tinggal serumah dengannya untuk ke luar. Namun, ketika ditanya tujuannya korban tidak menjawab dan terus berlalu.Setelah sekira jam 03.30 wib, korban Tumini balik ke rumah menaiki beca bermotor (betor) dan yang membukakan pintu saksi Diana. "Saat itu korban meminta uang kepada saksi (Diana) untuk tambahan ongkos becaknya sebesar Rp15 ribu," terang Fery.

 

‪Selanjutnya, korban menyerahkan uang sebesar Rp30 ribu, kepada tukang betor, namun dijawab kurang. Sebab, sesuai kesepakatan tarif betor Rp50 ribu."Lalu korban menjawab 'tidak ada uang lagi aku bang'. Selanjutnya, sekira jam 05.00, tukang becak tersebut pulang dari rumah korban‬," ujar Fery seraya menambahkan jika pihaknya telah memeriksa dua saksi, Diana Nasution (36) dan Roni (37).

 

‪Setelah itu, saksi Diana menyuruh korban untuk tidur karena sudah pagi. Diana beranjak ke kamar belakang, sementara korban di kamar depan.‬ Namun, sekira jam 08.00 wib, Diana tersentak mendengar anaknya menangis karena buang air kecil. 

 

Saksi kemudian pergi membeli pampers anaknya. Tapi saat menuju ke kamar mandi, saksi melihat korban sudah tergantung dengan kawat jemuran di tiang kamar mandi. Temuan itu selanjutkan dilaporkan ke Polsek Patumbak. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum."Dari hasil keterangan saksi-saksi tidak ada hal yang mencurigakan dan selama ini korban stres akibat ditinggal suami dan Kawakeluarganya sendiri‬," pungkas Fery. (BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Meresahkan Warga, Polsek Patumbak Tangkap Pengedar Sabu

Peristiwa

Polsek Patumbak Tegaskan Netralitas dalam Pemilu 2024

Peristiwa

Empat Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Amplas Ditangkap

Peristiwa

Penyebab Kematian Mahira Disimpulkan Bunuh Diri

Peristiwa

Pertama di Sumut, Gubernur Edy Rahmayadi Resmikan Gallery dan Cafe "Pelataran Difabel"

Peristiwa

Polsek Patumbak Tembak Dua Begal di Medan Amplas