Beritasumut.com-Asli boru Hutapea (49) warga Dusun VIII, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam kritis setelah kaki sebelah kirinya patah usai ditabrak dump truk bermuatan tanah di Jalinsum Lubuk Pakam-Tanjung Morawa, Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubuk Pakam persis di depan SD RK Serdang Murni Lubuk Pakam, Selasa (21/02/2017). Sebelumnya korban dibonceng Isti (18) anaknya dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit warna coklat-hitam BK 6952 QT melintas dari arah Perbaungan menuju Lubuk Pakam. Tiba di lokasi kejadian, seorang wanita yang mengendarai sepedamotor Honda Supra Fit berniat akan membelok arah namun tidak menghidupkan lampu shine dan langsung memepet sepeda motor yang ditumpangi korban hingga terjatuh. Asli sempat berdiri namun dari arah belakang mobil dump truk bermuatan tanah BK 9126 LM yang dikemudikan M Aris Kambunan (24) warga Dusun I A, Desa Purwodadi, Kecamatan Pagar Merbau melaju dengan kencang. Isti pun sempat mengangkat tangannya keatas agar dump truk bermuatan tanah itu berhenti. Namun meski M Aris Kambuna lajang anak keenam dari delapan bersaudara itu mencoba mengerem dan membanting stir ke kanan tapi tak dapat menghindarkan kecelakaan. Kaki sebelah kiri korban pun dilindas ban damp truk sebelah kiri mengakibatkan korban langsung tergeletak tak sadarkan diri. Usai menabrak korban, sopir dump truk yang membanting stir kekanan menabrak trotoar jalan. Warga sekitar yang mendengar kecelakaan langsung berkerumun dilokasi kejadian. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Sari Mutiara Lubuk Pakam untuk mendapat perawatan medis. Sementara sopir dump truk diamankan warga di pos jaga SD RK Serdang Murni Lubuk Pakam. Tak lama kemudian personil Sat Lantas Polres Deli Serdang turun kelokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Selanjutnya sopir serta dump truk berikut sepedamotor korban diamankan ke komando. “Aku sudah sempat angkat tangan agar dump truk berhenti, tapi tidak mau berhenti dan menggilas kaki ibu ku,” ujar Isti. (BS05)