Beritasumut.com-Sopir angkutan kota (angkot) Wulan Trayek 01, Rindu Napitupulu dan para penumpang di dalamnya dikejutkan dengan tewasnya salah seorang penumpang bernama Oen A Poh, warga Jalan Senangin, No 12/6A, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, Jumat (17/02/2017) sore sekira jam 15.30 wib. Dari informasi yang dihimpun, Oen A Poh saat kejadian baru saja naik ke angkot di depan pintu keluar Medan Mall, Jalan MT Haryono, Medan.Diduga mengalami sesak nafas, Oen A Poh yang baru saja naik tiba-tiba terlentang dan tak sadarkan diri. "Dari keterangan saksi (Rindu Napitupulu), setelah naik ke angkot, korban langsung duduk. Tak berapa lama, tiba-tiba korban langsung terlentang dan tidak sadarkan diri," ujar Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing. Mengetahui hal itu, sambung Martuasah, Rindu Napitupulu langsung meminggirkan angkotnya dan melaporkan kejadian itu kepada Security Medan Mall."Melihat itu, penumpang lainnya langsung berhamburan keluar. Pihak keamanan mall kemudian memberitahukan hal itu ke petugas di Pos Pol Medan Mall yang diteruskan ke kita (Polsek Medan Kota)," sebutnya. Dari hasil indentifikasi, Martuasah memastikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. "Dugaannya, dikarenakan sakit. Kita langsung menghubungi pihak keluarganya. Dan saat ini korban dibawa ke rumah sakit," terangnya. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Martualesi Sitepu menambahkan dugaan sementara korban meninggal karena kelelahan fisik. "Dugaan sementara, korban meninggal karena kelelahan. Kita lihat, usia korban sudah lanjut," ungkap Martualesi seraya menambahkan jika dari dalam saku korban ditemukan uang yang dibungkus plastik hitam senilai Rp400 ribu. Rindu Napitupulu, sopir angkot, menceritakan saat korban naik, penumpang di dalam angkot ada tiga orang. Lalu, datang korban yang langsung naik. Berselang beberapa menit, korban rubuh tanpa sebab. Melihat itu, penumpang lainnya terkejut dan langsung berhamburan keluar. Rindu Napitupulu yang tak mau ambil risiko, langsung melaporkan ke polisi yang berada di lokasi. "Tidak tahu saya apa penyebab kematian bapak itu. Tak lama dia duduk, langsung rubuh," pungkasnya. (BS04)