Beritasumut.com-Untuk mendapatkan hasil gabah yang tinggi dengan tetap mempertahankan kesuburan tanah, maka perlu dilakukan kombinasi pemupukan antara pupuk anorganik dengan pupuk organik. Keuntungan dari aplikasi kombinasi kedua jenis pupuk tersebut adalah kekurangan sifat pupuk organik dipenuhi oleh pupuk anorganik, sebaliknya kekurangan dari pupuk anorganik dipenuhi oleh pupuk organik. "Tanaman padi memerlukan banyak hara N dibanding hara P ataupun K. Hara N berfungsi sebagai sumber bahan untuk pertumbuhan tanaman, pembentukan anakan, pembentukan klorofil yang penting untuk proses asimilasi, yang pada akhirnya memproduksi pati untuk pertumbuhan dan pembentukan gabah. Hara P berfungsi sebagai sumber tenaga untuk memenuhi kualitas hidup tanaman seperti keserempakan tumbuh dan pematangan," ujar Serda S Nainggolan didampingi Kopda Irfan S, Selasa (14/02/2107). Nainggolan menambahkan, untuk hara K berfungsi sebagai komponen pendukung berlangsungnya reaksi ensim dalam tanaman. Selain itu berfungsi juga memperbaiki rendemen gabah, ketahanan terhadap kekeringan, ketahanan terhadap penyakit tanaman, dan kualitas gabah. Dengan demikian untuk mendapatkan gabah dengan kuantitas tinggi dan kualitas yang baik maka tanaman perlu diberi hara yang lengkap."Melihat kenyataan di lapangan, pemberian pupuk pada tanaman padi yang dilakukan rekan-rekan petani sangatlah beragam, baik waktu maupun dosisnya. Dan sebagian besar rekan petani kita masih sangat fanatik dengan hanya menggunakan pupuk urea saja," terang Nainggolan di sela-sela pemupukan tanaman padi milik anggota Kelompok Tani Sukma Jaya Bakti di Desa Benteng Jaya, Kecamatan Sungai Bale, Kabupaten Batubara. Di sisi lain, Nainggolan melanjutkan, pengendalian terhadap burung hama padi masih dilakukan secara tradisional karena burung tidak selalu menimbulkan kerugian pada setiap musim tanam padi. Akan tetapi burung hama padi perlu mendapat perhatian dengan melakukan pengendalian.(Rel)