Beritasumut.com-Diduga mabuk, pemilik warung tuak Acui terlibat keributan dengan pengunjung warung di Jalan TH Amir Hamzah, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara. Akibatnya, oknum TNI Yanto Sutanto ditikam oleh sekelompok pemuda yang berjumlah 5 orang. Informasi yang diperoleh, keributan itu terjadi Minggu (12/02/2017) sekira pukul 11.45 wib. Di mana permasalahan ini dipicu dari 5 orang pengunjung lapok tuak yang dalam keadaan mabuk. Karena waktu sudah larut malam, si pemilik meminta kepada kelima pemuda ini untuk segera pulang karena warung mau ditutup.Namun kelimanya menolak hingga terjadi keributan. Kemudian Yanto yang melihat ada ribut-ribut langsung mendatangi tempat tersebut dengan maksud untuk melerai. Tetapi naas baginya, kelima pemuda yang sedang mabuk itu tidak terima dengan sikap Yanto yang mencoba melerai mereka.Lalu mereka langsung menganiaya Yanto hingga dirinya mengalami luka lebam dan tikaman dibagian pinggangnya. Usai menikam kelima pemuda itu lantas kabur. Sedangkan Yanto oknum TNI yang bertugas di Koramil Binjai Utara ini, dibawa si pemilik warung ke RS Bidadari karena luka tikaman yang sangat serius.”Tentara itu mau melerai, malah dia pulak yang kenak tikam,” kata warga di sekitar lokasi kejadian dilansir dari laman resmi tribratanewspoldasumut.com, Senin (13/02/2017). Sementara itu pasca kejadian ini, polisi dibantu Intel Kodim 0203/Lkt, memburu kelima pemuda tersebut. Dan kelimanya ditangkap dari lokasi persembunyian masing-masing. Mereka yang diamankan, Johanes alias Anes (37), Budi Setiawan (37) keduanya warga Jalan TH Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara. Kemudian, Harianto (44) warga Jalan Randu, Kecamatan Binjai Utara, Edi Ginting (35) warga Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Binjai Utara, dan Dede (38) warga Jalan MT Haryono, Kecamatan Binjai Utara. Hingga kini mereka masih menjalani pemeriksaan di Polsek Binjai Utara. Kasubag Humas Polres Binjai AKP Lengkap Tarigan, membenarkan diserahkannya kelima pelaku penganiayaan terhadap oknum TNI oleh Intel Kodim 0203/Lkt. ”Mereka masih diperiksa di Polsek dan dari hasil tes urine empat pelaku positif narkoba," pungkasnya. (BS08)