Beritasumut.com-Kapolda Sumut Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel memberikan arahan jelang tiga event besar yang harus mendapatkan pengamanan kepolisian di Ruang Vidcon Mapoldasu, Jumat (10/02/2017). Tiga event tersebut adalah Aksi 112, Perayaan Cap Gomeh dan Pilkada 2017. Rycko dalam arahannya mengatakan Aksi aliansi umat islam 112 akan dikoordinir oleh Forum Umat Islam (FUI), FPI, GNPF-MUI dan berbagai ormas islam lainnya. Perayaan Cap Gomeh, pengamanan vihara sebanyak 330, kuil/pekong 25, klenteng 103 dan tempat-tempat wisata Fasum lainnya. Diperkirakan ancaman intoleransi, teror, sabotase, pencurian, penganiayaan, curanmor, kecelakaan dan kejahatan konvensional lainnya. Karena waktunya bersamaan, jangan sampai kegiatan yang dilakukan bersamaan dengan tabliq akbar,” ujar Kapolda dilansir dari laman resmi tribratanewspoldasumut.com. Sementara itu, pilkada 2017 di Sumut ada di dua tempat, yaitu Kota Tebingtinggi hanya diikuti 1 paslon didukung 8 parpol, jumlah DPT 123.071 jiwa dengan melibatkan 262 personil Polri, 33 TNI dan 578 Linmas dalam pengamanan.Sedang Pilkada di Kabupaten Tapteng diikuti 4 paslon, jumlah DPT 260.460 jiwa dengan melibatkan personil Polri 470, TNI 260 dan Linmas 1.570 orang. Kapolda mengarahkan Kapolres Tebingtinggi dan Kapolres Tapteng agar mengidentifikasi permasalahan yang ada, dan lakukan upaya-upaya pencegahan bersama pihak terkait. "Lakukan upaya cipta kondisi dengan melaksanakan patroli skala besar dengan melibatkan TNI," tegasnya. Di akhir arahannya kapolda Sumut menyampaikan penekanan mengenai 3 pilar plus yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah/Kepada Desa plus tokoh masyatakat supaya diberdayakan betul.(BS04)