Beritasumut.com-Seluruh jajaran Polda Sumut diingatkan melakukan antisipasi dini sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Pasalnya, kerukuan antarumat beragama di Sumut masih dianggap kepolisian rawan terjadi. "Kapolda juga meminta kepada para Kapolrestabes dan para Kapolres mengantisipasi terorisme, radikalisme dan intoleransi yang masih rawan di wilayah hukum Polda Sumut dan mendukung kebijaksanaan pemerintah tentang Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Rabu (01/02/2017). Indikasi kerawanan berbagai gangguan keamanan dan ketertiban (kamtibmas) tersebut, sebut Nainggolan, disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada seluruh jajaran melalui Video Conference (Vidcon), tentang hasil rapat pimpinan Polri di Jakarta pada 25 hingga 27 Januari lalu.Vidcon tersebut dihadiri seluruh pejabat utama Polda Sumut, Kapolrestabes dan para Kapolres se-jajaran. Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk membuat CCTV di restoran-restoran, mall, kantor-kantor pemerintah yang dapat langsung koneks ke kantor polisi. "Buat kerja sama dengan pemda setempat," tegas Kapolda melalui Nainggolan. Kapolda Sumut menyampaikan, Presiden RI Joko Widodo mengucapkan selamat atas program-program yang dibuat Polri sehingga menaikan kepercayaan masyarakat kepada Polri."Presiden juga meminta kepada Polri untuk mewaspadai upaya-upaya suatu kelompok yang menghancurkan Negara, dan peran intel sangat dibutuhkan," ujar Nainggolan. Sementara itu, Kapolri menekankan kepada para Kapolda untuk mewaspadai kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama Islam yang akan mengarahkan menjadi Islam aliran keras.Kapolri juga menyampaikan pesan direktif ada tiga, yaitu meningkatkan pelayanan publik yang dapat diakses, perubahan kultur dan meningkatkan kerja sama dengan media mainstrem. "Setelah memaparkan hasil rapim, Kapolda sumut menekankan agenda Polda Sumut di tahun 2017, adanya Pilkada di kota Tebing Tinggi dan Tapanuli Tengah yang dilaksanakan pada 15 Februari 2017 mendatang," pungkasnya.(BS04)