Beritasumut.com-Sondang Natalia Rajagukguk (23) mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia (UMI) tewas, setelah sepeda motor yang dikendarainya disenggol mobil di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Timur, tepatnya di samping Universitas HKBP Nomensen, Medan, Selasa (31/01/2017) pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Sondang yang juga Dokter muda atau Coass di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan ini, sedang dalam perjalanan dari rumah kostnya di Komplek Griya Tata, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon BK 6118 AFJ, pagi itu Sondang menuju RS Pirngadi untuk melaksanakan praktek dokter dan mendapat giliran piket jaga di bagian anak. Naas, saat melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di samping Universitas HKBP Nomensen, korban yang diketahui warga Desa Torgamba, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan ini ditabrak dan ditinggal kabur oleh mobil yang belum diketahui plat kendaraanya. Mendapati korban yang terkapar, petugas Unit Laka Satlantas Polrestabes Medan dan PMI Medan langsung mengevakuasinya ke IGD RS Pirngadi. Namun malang, nyawa korban tak dapat tertolong. Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Indra Warman melalui Kanit Laka Iptu Chairil Chan ketika dikonfirmasi menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi mata, korban diduga akibat tabrak lari dan menderita luka-luka di bagian kepala, kening mengeluarkan darah sehingga tidak sadarkan diri tergeletak di pinggir jalan. "Tak berapa lama mendapat perawatan medis, korban akhirnya meninggal dunia," papar Iptu Chairil Chan. "Kita segera melakukan penyelidikan dan akan membuka rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian," sebutnya.Di rumah sakit, mendapat kabar rekannya meninggal dunia, kerabat Sondang ramai-ramai mendatangi RS Pirngadi untuk berbela sungkawa. Salah seorang dokter Coass yang ditemui, Kevin, menyebutkan, bahwasanya korban baru bertugas praktik selama dua bulan. Sementara itu, Kassubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Peranginangin mengaku segala biaya penanganan korban hingga diantar kerumah duka akan menjadi tanggung jawab rumah sakit berplat merah itu. Sebab, Sondang merupakan dokter Coass yang sedang menjalankan tugasnya di RS Pirngadi. "Katanya, usai di visum akan dibawa ke tempat keluarganya di Siantar. Disitu sesuai arahan Direktur, semua biayanya rumah sakit akan menanggung," pungkas Edison. (BS04)