Beritasumut.com-Dalam guyuran hujan, di hari pertama Tahun Baru Imlek, Walikota Medan T Dzulmi Eldin resmi menabalkan nama Jalan Plaju di Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota menjadi Jalan Wushu, Sabtu (28/01/2017).Penabalan nama ini dilakukan, karena di jalan tersebut terdapat padepokan wushu yang telah melahirkan banyak atlit wushu berprestasi, sehingga mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional dan internasional."Melalui penabalan jalan ini kita mendapatkan spirit baru untuk terus membangun kota. Serta merupakan satu apresiasi dan penghormatan kita kepada wushu," ungkapnya.Selain itu, penabalan jalan ini juga dilakukan menindaklanjuti usulan surat Pengurus Komunitas Pemerhati Prestasi Olahraga Kota Medan tanggal 1 September 2015 perihal penabalan Jalan Wushu. Setelah melalui proses yang panjang serta melalui tanggapan dan persetujuan dari berbagai pihak, khususnya DPRD Medan sesuai Surat No.640/11903 tanggal 28 November 2016 yang intinya tidak keberatan dengan perubahan nama Jalan Plaju menjadi Jalan Wushu.Berdasarkan pertimbangan itulah Walikota selanjutnya menetapkan Surat Keputusan No. 620/009/K/20127 tentang Perubahan dan Penabalan Nama-Nama Jalan Di Kota Medan tanggal 11 Januari 2017, sehingga Jalan Plaju akhirnya ditetapkan berubah menjadi Jalan Wushu."Dengan penabalan ini, kita harap masyarakat yang mendengar Jalan Wushu maupun melintasinya, dapat terinspirasi untuk melahirkan ataupun menghasilkan berbagai karya besar dalam pembangunan di berbagai bidang. Artinya, semua termotivasi untuk terus bekerja secara lebih kreatif dan inovatif, sehingga bisa mewujudkan hal-hal besar dalam pembangunan kota sebagaimana prestasi besar yang telah dilahirklan dari cabang olahraga wushu ini," ujarnya.Di kesempatan itu juga, Eldin menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Master Supandi Kusuma selaku Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia beserta seluruh keluarga besar wushu yang terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Dengan pembinaan itu, Eldin optimis pewushu dapat terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi mereka di masa mendatang.Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia, Master Supandi Kusuma menyatakan, meski sempat menunggu beberapa tahun, akhirnya nama Jalan Wushu di Medan terwujud juga. Namun, dalam masa penantian tersebut, pihaknya tetap tak hentinya mengukir prestasi di dalam cabang olah raga wushu."Ternyata usaha kami selama ini tidak sia-sia," sebutnya.Karenanya, Supandi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga merealisasikan harapan tersebut."Terima kasih Kepada Gubernur dan Walikota Medan serta jajarannya, dan seluruh anggota DPRD Kota Medan yang mendukung penamaan Jalan Wushu ini. Kegembiraan dan kebahagian hari ini tidak dapat saya ucapkan dengan kata-kata, saya hanya bisa mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya," tandasnya.Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), T Erry Nuradi dalam sambutannya mengatakan, penabalan nama jalan ini merupakan kebanggaan, terutama bagi insan olahraga wushu di Sumut. Sebab, wushu selama ini telah memberikan prestasi yang sangat membanggakan.Untuk di PON XIX Bandung 2016 lalu, Erry mengatakan wushu telah menyumbangkan 9 medali emas untuk kontingen Sumut. Di samping itu, tambahnya, para pewushu juga telah mengharumkan nama Kota Medan dan Sumut.Prosesi penabalan ini sendiri turut dihadiri Gubsu, T Erry Nuradi, Wakapoldasu, Brigjen Pol Adhi Prawoto, Kol Wawik mewakili Pangdam I/BB, Konsul Tiongkok, Zu Hong hai, Konsul Amerika Serikat, Juha P Salin, mantan Kapoldasu Irjen Pol (Purn) Wisjnu Amat sastro, mantan Wali Kota Medan, Drs H Abddilah AK MBA, Ketua KONI Sumut, Jhon Lubis, serta tokoh agama, masyarakat, pimpinan organisasi dan undangan lainnya.Penabalan nama jalan ini ditandai dengan penarikan kain selubung yang dilakukan Walikota bersama Gubsu dan Ketua Umum Wushu disertai pelepasan ratusan balon bewarna merah dan putih.(BS07)