Beritasumut.com-Titi (jembatan) gantung yang menghubungkan desa Dala Naman dan Desa Ladang Bambu, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, mengalami kerusakan yang cukup parah, Jumat (27/01/2017). Hal ini tampak dari kondisi lantai titi gantung berlubang di sana-sini, hingga bantalan besinya yang lapuk dan patah. Selain itu, dinding pengaman titi gantung pun sebagian ada yang sempal dan patah. Titi gantung tersebut merupakan satu-satunya sarana transportasi terdekat dengan akses anak-anak bersekolah. Karenanya, pengguna jembatan ini kebanyakan adalah anak sekolah. Fikky Irawan (15) salah seorang pelajar yang sedang melintas di tempat tersebut, mengatakan dirinya setiap hari harus melintasi titi gantung tersebut. Menurutnya, hanya dengan melewati Titi gantung tersebut, jalan terdekat untuk menuju tempat dirinya bersekolah. "Setiap hari saya harus melintasi titi gantung ini. Pasti takut kalau lewat titi ini, apalagi banyak yang berlubang. Tapi mau gimana lagi bang, kalau kita memutar pasti akan lebih lama, dan bisa bisa saya terlambat masuk sekolah," ucapnya. Warga setempat sangat berharap agar titi gantung tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Langkat. Apalagi para warga mengatakan sejak tahun 2012 Pemkab Langkat berjanji akan memperbaiki Titi gantung tersebut, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. (BS08)