Beritasumut.com-Disaksikan oleh pihak keluarga, polisi membuka police line di toko 'Kuna Air Rifle & Air Soft Gun' di Jalan Ahmad Yani, Kesawan Medan. Pembukaan ini dilakukan setelah polisi berhasil menuntaskan penyelidikan kasus pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna (45), beberapa waktu lalu.Selain juga untuk memudahkan masyarakat melintasi jalan tersebut. "Polisi berupaya memberikan rasa aman kepada pihak keluarga korban dan masyarakat sekitar Jalan Ahmad Yani Medan," ujar Kapolsek Medan Barat Kompol Viktor Ziliwu, Rabu (25/01/2017). Meskipun pelakunya sudah berhasil ditangkap tim gabungan Poldasu dan Polrestabes Medan, Polsek Medan Barat tetap melanjutkan penyelidikan di toko korban Kuna, untuk menemukan bukti baru guna menjerat para tersangka yang telah ditangkap oleh tim gabungan Poldasu dan Polrestabes Medan. Viktor yakin, Kawida istri korban Kuna akan memulai kehidupan baru dan sebagai kepala keluarga untuk menghidupkan empat orang anak yang masih kecil-kecil. "Kawida yang meneruskan usaha suaminya yang ditembak mati oleh pembunuh bayaran yang sudah dibongkar oleh Polrestabes Medan dengan menembak mati kedua pelakunya," jelasnya. Sementara itu, Kawida di Jalan Ahmad Yani mengaku, sangat terbantu yang dilakukan oleh petugas Polsek Medan Barat. Selama ini, Kawida tidak bisa menjankan aktifitas suaminya karena adanya garis polisi di lokasi usahanya tersebut menghambat untuk membuka usaha. "Sekarang saya bersama karyawan yang masih setia akan merintis usaha suami saya di Jalan Ahmad Yani ini," pungkasnya singkat. (BS04)