Beritasumut.com-Kubah Masjid Al Hidayah di Jalan Talam, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, mendadak roboh, Jumat (20/01/2017). Kejadian itu pun menyebabkan atap dan fondasi lantai dua bangunan turut ambruk.Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat tertimpa reruntuhan material bangunan. Namun kerugian material akibat musibah tersebut, diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.Menurut Nazir Masjid Al Hidayah, Herman Nasution, robohnya kubah masjid diperkirakan terjadi sekira pukul 09.30 WIB, tidak lama setelah para jemaah melaksanakan salat jenazah."Tadi itu, saya bersama tiga orang tukang sempat naik ke lantai dua, bermaksud memeriksa salah satu tiang kubah yang patah, akibat guncangan gempa kemarin malam," terangnya.Namun setibanya di lantai dua bangunan, sambung Herman, mendadak terdengar suara gemuruh. Spontan saja sang kepala tukang, Jauhari, mengajak dia dan dua rekannya keluar dari masjid."Sekitar satu menit setelah kami berada di luar, di situlah kubah masjid rubuh, lalu diikuti ambruknya fondasi lantai dua bangunan," terang Herman, yang sudah 15 tahun bertugas sebagai Nazir Masjid Al Hidayah.Beruntung menurutnya, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban. Sebab saat peristiwa itu terjadi, tidak ada satu pun jemaah berada di dalam bangunan masjid berusia lebih dari 50 tahun tersebut."Dugaan kita, rubuhnya kubah Masjid Al Hidayah karena kondisi bangunan yang sudah tua. Apalagi beberapa bagiannya terlihat mulai keropos," terang Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai, Ahmad Yani.Pasca kejadian itu, Walikota Binjai HM Idaham bersama Kapolres Binjai AKBP Mohamad Rendra Salipu, Kepala BNNK Binjai AKBP Safwan Khayat, Ketua FKUB Kota Binjai HM Nasir, Camat Binjai Utara Adri Rivanto, Kapolsek Binjai Utara Kompol Mijer, dan Danramil 17/Binjai Utara Lettu Inf ST Manurung, turut hadir meninjau kondisi kerusakan masjid.(BS08)