Beritasumut.com-Polrestabes Medan mengaktifkan tim khusus (Timsus) anti begal untuk menindak kejahatan jalanan yang tidak segan menggunakan senpi untuk membunuh. “Karena keresahan masyarakat saat ini. Dan, dulu masa saya Kapolsek Medan baru orang-orang nyaman keluar di waktu malam bahkan subuh, sekarang begal memanfaatkan kelengahan kita, maka kami akan balik lagi aktifkan Timsus Begal," ungkap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho saat menerima kunjungan anggota DPRD Kota Medan dari Komisi A di Ruang Aula Polrestabes Medan, Rabu (18/01/2017). Sandi mengungkapkan, selama satu bulan satu hari ini pihaknya terpaksa menembak para pelaku sebanyak 17 kali pelaku begal, dua di antaranya kasus narkoba."Kami terpaksa tembak pelaku 17 kali yakni pelaku begal dua lainnya narkoba, 15 lainnya kaki di tembak karena coba lari, pelaku begal dan narkoba pasti kami tindak tegas," jelasnya. Sandi juga menyinggung dalam mengoptimalkan patroli di tengah-tengah masyarakat Kota Medan, pihaknya sudah mengajukan ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan berupa mobil patroli.“Rencana kita patroli dilaksanakan dua kali, apakah habis maghrib, atau pagi hari (subuh), ini antisipasi begal, yang kita tahu cari kelengahan,” ujarnya. Dia juga mengakui, dalam menindak juga sesuai dengan prosedur. "Polisi pun menembak sesuai dengan prosedur agar tidak disalah artikan oleh masyarakat dalam menindak para pelaku kejahatan jalanan di Medan," pungkasnya.(BS04)