Polisi Selidiki Motif Penembakan Pengusaha Air Softgun di Kesawan

- Rabu, 18 Januari 2017 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012017/8016_Polisi-Selidiki-Motif-Penembakan-Pengusaha-Air-Softgun-di-Kesawan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Meninggal dunia.
Beritasumut.com-Pemilik toko dan reparasi Air Soft Gun Indra Gunawan alias Kuna (45) di Jalan Ahmad Yani/Jalan No 97 Kesawan Medan ditembak orang tak dikenal (OTK). Kejadian ini diperkirakan terjadi, Rabu (18/01/2017) pagi dan sempat menghebohkan warga yang melintas di jalan tersebut.

 

Warga Jalan Bambu, Pasar IV, Helvetia ditembaki dua OTK di depan tokonya tewas tak lama setelah peristiwa tersebut. Hingga kini motif penembakan tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

 

Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/01/2017) siang beberapa saat setelah peristiwa terjadi menyebutkan, saat ini pihaknya bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan masih menyelidiki motif penembakan tersebut dengan upaya pengejaran terhadap para pelaku. 

 

"Itu yang masih kita upayakan, personel Jahtanras Polda Sumut dan Sat Reskrim Polrestabes Medan sedang mengumpulkan petunjuk-petunjuk dari lokasi kejadian berkaitan penembakan itu. Keterangan saksi-saksi yang ada di TKP ketika peristiwa terjadi termasuk istri korban dan penjaga toko serta beberapa saksi lainnya sedang kita dalami untuk mengidentifikasi pelaku," sebut Faisal.

 

Lebih lanjut mengenai jumlah pelaku penembakan, Faisal mengaku belum bisa memastikannya karena masih dalam penyelidikan. Namun bebernya, keterangan yang sementara ini dikumpulkan dari lokasi kejadian menyebutkan bahwa korban dihampiri dua orang pria yang mengendarai sepeda motor dan mengenakan helm fullface (menutup seluruh bagian kepala) dan terlihat meninggalkan lokasi setelah terdengar suara letusan senjata api.

 

"Jumlah pelakunya juga belum bisa kita pastikan, sejauh ini dari keterangan yang didapat dari TKP ada dua orang mengendarai sepeda motor menggunakan helm fullface yang sempat mendekat dan meninggalkan lokasi setelah terdengar suara letusan," sebut Faisal.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Rabu (18/1) sore menyampaikan kepada wartawan, untuk menyelidiki kasus tersebut pihak kepolisian membentuk tim gabungan melibatkan personel Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Sat Reskrim Polrestabes Medan.

 

"Sudah dibentuk tim untuk menyelidiki kasus penembakan tersebut, tim yang sudah diturunkan dalam upaya penyelidikan itu gabungan dari Ditreskrimum Polda Sumut dan Polrestabes Medan. Personel juga sudah melakukan cek TKP dan mencari tau hasil rekaman CCTV di lokasi untuk membantu upaya penyelidikan," sebut Rina.

 

Ketika ditanya mengenai informasi jenis peluru yang menembus dada kiri koban berasal dari senjata organik, Rina mengaku bahwa pihaknya belum bisa memastikannya karena alasan dalam proses penyelidikan. Rina berjanji pihak kepolisian akan menyampaikan secara lebih jelas hasil penyelidikan kasus tersebut ke publik apabila sudah menemukan perkembangan dan titik terang.

 

"Belum, saya belum bisa memastikan jenis peluru senjata apa yang ditembakkan ke korban. Karena semuanya masih dalam proses penyelidikan, kalau sudah ada perkembangannya menuju titik terang pasti akan kita sampaikan lebih jelas ke publik," jelasnya.

 

Informasi dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa penembakan terjadi saat korban datang bersama sang istri dan supirnya, Irfan menumpangi mobil pribadi. Setelah korban dan istrinya keluar dari dalam mobil, istri korban kemudian berjalan menuju arah pintu dan memberikan kunci kepada penjaga tokonya, Amri (33) untuk membuka pintu. 

 

Sesaat kemudian terdengar suara letusan diikuti langkah korban yang mendekat ke arah pintu sembari memegang dada bagian kirinya dan mengatakan bahwa dirinya ditembak. Mengetahui hal itu supir korban bersama istrinya langsung membawa korban ke mobil dan membawanya ke RS Putri Hijau di Jalan Putri Hijau Medan. Namun setibanya di RS korban dinyatakan sudah meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan perawatan medis.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat

Peristiwa

WALUBI Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Lewat Diskusi “Merawat Kerukunan” di UINSU

Peristiwa

Pelaku Pembunuhan Sadis yang Mayatnya Dibuang ke Sumur di Tanjung Selamat Terancam Hukuman Mati

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski

Peristiwa

Tiga Terdakwa Pembunuhan Wartawan Dituntut Hukuman Mati

Peristiwa

Sepanjang Ramadan, Satreskrim Polrestabes Medan Berantas Begal dan Polisi Gadungan