Tokoh Agama Silaturahmi dengan Kapolres Binjai

Herman - Rabu, 11 Januari 2017 14:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012017/5471_Tokoh-Agama-Silaturahmi-dengan-Kapolres-Binjai.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS08

Beritasumut.com-Bertempat di Kantin Bhayangkari Mapolres Binjai, para tokoh agama yang ada di kota Binjai bersilaturahmi dan bertukar pikiran dengan Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu, Rabu (11/01/2016).Dalam pertemuan tersebut, para tokoh agama membahas tentang keamanan dan ketertiban masyarakat, serta penyakit masyarakat yang ada di kota Binjai.Para tokoh agama yang hadir di tempat itu, meminta kepada aparat penegak hukum agar terus memberantas segala macam bentuk kejahatan dan kemaksiatan yang ada di kota Binjai.Seperti yang di ungkapkan oleh Drs Ilhamuddin Siregar, selaku Ketua Dewan Mesjid Indonesia. Dirinya menegaskan bahwa tidak ada kata damai untuk kemungkaran."Misalnya kafe kafe yang ada di kota Binjai, kami minta kepada aparat penegak hukum dan Dinas terkait, untuk terus mengontrol aktifitas mereka, karena kami menduga ada kafe yang di duga di jadikan tempat maksiat," ucapnya.Sementara itu, lanjut salah seorang tokoh agama lainnya, Kami minta kepada Kapolres Binjai agar bisa datang ke sekolah, untuk memberikan pembelajaran bahaya narkoba atau minimal jadi pemimpin upacara, dan setelah itu bisa sambil bersepeda bersama anak anak didik."Kita Sempat kumpul di suatu tempat untuk membicarakan masalah penyakit masyarakat dengan para kepala lingkungan (kepling), tapi masih ada Kepling yang gak mau datang, karena alasan mereka di intimidasi oleh PS," tegasnya.Masalah warnet yang ada di kota Binjai juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan itu. Mereka juga meminta untuk di tertibkan jam operasionalnya."Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk Mengatur jam operasional warnet warnet yang ada di kota Binjai. Karena kami pernah melihat di dalam warnet ada sepasang muda Mudi yang brpakaian seragam sekolah, berdua di dalam boks warnet saat sedang jam belajar," tegas salah seorang tokoh agama yang lainnya.Senada dengan yang lainnya, Ustad Sani yang merupakan Ketua Gempa dan ketua FUI kota Binjai, mendukung apa yang telah di lakukan oleh Polres Binjai dalam menindak lanjuti Yayasan Kasih Anugerah Bangsa yang ada di kota Binjai.Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu, menyambut baik pertemuan ini, dirinya juga berjanji akan menindaklanjuti semua masukan dan saran yang telah diutarakan oleh para tokoh agama."Terima kasih atas kedatangan teman teman sekalian serta saran dan masukan demi keamanan kota binjai. Dengan adanya masukan seperti ini, berarti teman teman sekalian peduli dengan kota Binjai. Kami akan segera menindaklanjutinya," tegas Kapolres.Turut hadir dalam pertemuan ini, para pengurus ormas Islam dari FPI, FUI, Dewan Mesjid, NU, Alwasliyah, serta Majelis Mujahidin Indonesia.(BS08)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Jalin Silaturahmi dan Sinergitas, KORMI Medan-KoJAM Buka Puasa Bersama

Peristiwa

Kapolrestabes Medan Terima Audiensi Panitia Zikir Akbar Nasional Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia

Peristiwa

Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur

Peristiwa

Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik

Peristiwa

Kapolrestabes Medan Pantau dan Cek Pos Pam Jalan Wiiliem Iskandar-Gatot Subroto dan MT Haryono

Peristiwa

Silaturahmi Presiden dengan Rektor, Sinergi Pemerintah dan Pendidikan Tinggi untuk Masa Depan Bangsa