Beritasumut.com-Feri Siahaan, pemilik mobil berplat BK 1531 IW menuntut pertanggujawaban Kepala Dinas Pertamanan Zulkifli Sitepu usai mobilnya hancur tertimpa pohon tumah di Lapangan Merdeka Medan, Senin (9/1/2017).Pasalnya, menurut Feri semua pihak seolah membuang badan. "Ini kan punya Pemko Medan, yang melakukan pengawasan Dinas Pertamanan Medan kan pohon-pohonnya. Masa semua buang badan. Ke Polsek Medan Timur ini bukan suatu lakalantas, trus Pak Zul bilang ini tanggungjawab Badan Penanggulangan Bencana," katanya. Ia pun kebingungan mau dikemanakan rongsokan mobilnya itu. Sebab, bekas dan sisa pohon-pohon yang tumbang dievakuasi dengan mobil milik Dinas Pertamanan. Sementara, saat mobil yang terkena pohon tumbang itu hendak dievakuasi, Kadis Pertmanan melarang memakai mobil Dinas Pertamanan. Saat bertemu dengan Feri, Zul mengatakan ini bukan tanggungjawab Dinas Pertamanan. Ia pun menyuruh Feri agar melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan. Kemudian Zul menjawab pertanyaan dari Feri bahwa, Merdeka Walk ini bukanlah tanggungjawabnya. Pun dengan pengawasan pohon-pohon yang ada di seputar Merdeka Walk. "Ini sudah ada kontrak dengan Walikota. Jadi ini urusan pemegang kontrak sama Walikota. Uang retribusi parkir, kontrak ga ada masuk ke Pertamanan. Uang ke Walikota lah," katanya menjawab pertanyaan dari Feri. Hingga Magrib tiba, mobil korban belum juga dievakuasi. Kemacetan pun masih berlangung meski petugas Dinas Perhubungan dan Polisi Lalu Lintas sudah mengatur lalu lintas.(BS04)