Upacara Pertama 2017, Kapoldasu Minta Polisi Tingkatkan Kinerja

- Senin, 09 Januari 2017 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012017/2897_Upacara-Pertama-2017--Kapoldasu-Minta-Polisi-Tingkatkan-Kinerja.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Upacara di Poldasu.
Beritasumut.com-Kapolda Sumut Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel melalui Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Adhi Prawoto meminta seluruh personel melaksanakan tugas dengan baik.Hal tersebut disampaikan Adhi dalam upacara awal bulan di Lapangan KS Tubun Mapoldasu, Senin (9/1/2017).

 

Di kesempatan itu pula, para personel mendapat apresiasi atas sinergitas yang baik sehingga pelaksanaan tugas di akhir 2016 dapat berjalan lancar, terutama pada saat menerima kunjungan kerja Kapolri, Operasi Lilin Toba- 2016 dan Pam Giat Aksi Bela Islam serta jumpa pers."Itu semua sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas kita kepada publik berdasarkan azas keterbukaan informasi," jelas Adhi.

 

Dalam upacara bulanan ini merupakan salah satu wujud tanggung jawab mereka dalam pelaksanaan tugas dan momentum untuk meningkatkan soliditas internal, sekaligus untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan memberikan motivasi bagi peningkatan kinerja.

 

Berdasarkan data Press Release akhir tahun 2016, ada beberapa catatan yang harus dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja di tahun ini, di antaranya komplain masyarakat terhadap kinerja polisi, baik oleh perorangan, LSM, maupun instansi.

 

"Ada 1.075 pengaduan masyarakat (Dumas) dan ini dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan kualitas kinerja Polda Sumut ke depan. Kemudian masih banyaknya prilaku anggota yang kontra produktif, dengan program Promoter Kapolri dalam mengem-balikan Public Trust kepada Polri," tekan Adhi.

 

Data pelanggaran anggota Polda Sumut dan Jajarannya tahun 2016 sebanyak 1.016 kasus pelanggaran, yaitu pelanggaran pidana 93 kasus, pelanggaran disiplin 786 kasus, pelanggaran Kode Etik Profesi 137 kasus, dan anggota yang PTDH sebanyak 68 orang."Tren kejahatan narkoba di Wilayah Sumut terus meningkat (tahun 2015 ada 4.711 kasus dan tahun 2016 ada 5.481 kasus)," sebutnya.

 

Selain itu, ada sejumlah kejadian menonjol di 2016 (kasus sara di Tjg Balai, demo anarkis di Karo, percobaan bom bunuh diri di Gereja ST Yosef Medan, kasus sara melalui FB di Tapsel- Madina, demo Aliansi Umat Islam, kasus Dwelling Time di Pelabuhan Belawan dan penangkapan terduga teroris di Sibiru- biru Deli Serdang.

 

Pada tahun ini tantangan tugas makin berat seperti konflik sosial, Intoleransi dan terorisme, penanganan curat, curas dan curanmor, narkoba serta pungli, Pam Pilkada Kota Tebingtinggi dan Tapteng pada 15 Februari mendatang, serta sengketa lahan dan pertambangan. 

 

"Saya berharap kepada seluruh personel agar meningkatkan semangat pengabdian kepada institusi Polri dan masyarakat serta pelihara sinergitas yang telah terbangun dengan baik, antara pengemban fungsi pre-emtif dan refresif, demi terwujudnya sitkamtib-mas yang aman dan kondusif di Wilayah Sumatera Utara," pungkas Adhi.(BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Peristiwa

Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi

Peristiwa

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Peristiwa

Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan

Peristiwa

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal