Beritasumut.com-RP, diduga ingin menjadi pengelola sekaligus Bandar besar perjudian kupon toto gelap (togel) untuk wilayah Siantar dan Simalungun.Pria yang pernah ditangkap Unit VC Reskrimum Polda Sumut dalam kasus togel tersebut sangat berambisi menjadi ‘big bos’ judi di kedua daerah itu."Skenarionya seperti itu. Dia (RP) ingin menguasai dan mengelola judi togel untuk wilayah Siantar dan Simalungun," sebut warga Siantar kepada wartawan.Menurut warga yang tidak ingin namanya ditulis itu, RP ingin menguasai bisnis haram perjudian di Siantar dan Simalungun, karena memiliki peluang besar untuk menguntungkan diri sendiri.Apalagi, saat ini, praktik judi togel yang sedang beredar di Siantar dan Simalungun berjalan mulus, meski tidak semua penulis menyetor kepadanya. Tapi, dia bisa ‘mengkondisikan’ segala sesuatunya hingga berjalan lancar. "Kalau bandar lain buka togel di Siantar dan Simalungun, akan ditangkapi, sementara milik RP akan dibiarkan," kata warga yang sempat lama menetap di Medan tersebut.Senada dengan warga tersebut, seorang kaki tangan RP ketika ditemui di Siantar, mengaku bisnis illegal RPuntuk wilayah Siantar dan Simalungun tidak tersentuh, terus berjalan mulus.Bahkan, tak sedikit juru tulis gentayangan sambil membawa handphone (HP) menerima pesanan pasangan judi togel. Kaki tangan tersebut tidak menggunakan hanya satu HP. Untuk khusus pemasang atau pembeli togel, sudah disiapkan 1 HP tertentu. Sedangkan satunya lagi untuk yang umum."Kalau di Siantar ini, RP sudah sangat dikenal dan orang banyak segan karena dia baik. Memang diakui dia mengelola judi, tapi banyak warga yang dipekerjakannya," kata warga di Lapangan Adam Malik Siantar.Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menanggapi dugaan bisnis judi secara besar-besaran di Pematang Siantar dan Simalungun tersebut menegaskan, pihaknya tidak pernah kendur untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) itu.Sebab, perjudian salah satu skala prioritas pimpinan Polri untuk diberantas. Tidak ada tempat perjudian karena dampaknya sangat menyengsarakan masyarakat dan memberikan efek malas dan bodoh."Pasti kita sikat itu. Berikanlah kepada kami informasi tentang perjudian, pasti kita tindak karena itu atensi Pak Kapolri," tegas Nainggolan.(BS04)