Beritasumut.com-Konflik antara warga Desa Bawolahusa dan Bawolahusa Doli-Doli dengan Desa Hilizalo'otano, Hilizalo’otano Laowo, dan Hilizalo’otano Larono, Kecamatan Mazino, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) akhirnya berakhir dengan perdamaian yang dilakukan secara kekeluargaan dan adat istiadat oleh kedua belah pihak, beberapa waktu lalu. Dilansir dari laman resmi niasselatankab.go.id, Selasa (02/12/2016), untuk memperkuat perdamaian tersebut, mereka menan-datangani surat perjanjian dalam bentuk berita acara di hadapan Forkopimda Kabupaten Nisel di Desa Bawolahusa Kecamatan Mazino, dan masing-masing korban menerima santusan dari Tim. Bupati Nisel, Dr Hilarius Duha SH MH mengungkapkan rasa kebanggaannya terhadap para tokoh, Kepala Desa dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung dengan ikhlas proses perdamaian ini sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik. “Sebagai sesama manusia yang diciptakan Tuhan, dan sebagai makhluk sosial sangat membutuhkan orang lain. Apalagi setelah kita merayakan hari kelahiran Yesus Kristus sebagai sang Juruselamat, sehingga marilah kita mewujudkannya dengan berdamai kepada semua orang dan mengampuni sesama,” ujar Hilarius Duha di hadapan warga. Sementara itu, kedua tokoh masyarakat Kecamatan Mazino Ama Karveni Zamili (Desa Hilizalo’otano) dan Ama Duhu Laia (Desa Bawolahusa) mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD serta Kapolres dan Kajari Nisel yang telah memberi perhatian untuk mendamaikan para warga. “Kami dari Kecamatan Mazino tidak akan melupakan atas jerih payah dan jasa-jasa Bupati dan Wakil Bupati Nisel dalam menyukseskan pelaksanaan perdamaian ini,” ucap Karveni Zamili.(BS02)