Beritasumut.com-Penjagaan ketat yang dilakukan pasukan terlatih Polrestabes Medan di sejumlah rumah ibadah dan objek vital di Medan semakin meningkat. Salah satunya dengan memeriksa satu per satu setiap jemaat yang memasuki gereja. Pasalnya, petugas yang diberikan tanggung jawab tersebut tidak ingin kecolongan oleh pelaku teror. "Penjagaan ketat itu untuk memberikasan rasa aman kepada masyarakat Medan," ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, Rabu (28/12/2016). Kapolrestabes Medan menuturkan, perayanan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 harus sukses di Kota Medan yang terdiri dari beragam suku dan ras. "Sehingga Kota Medan yang sudah cukup baik toleransinya tersebut semakin meningkat. Saya pun sangat bangga melihat keberagaman beragama di Medan sudah sangat baik," tuturnya. Kombes Pol Sandi juga juga berpesan kepada personel memberikan perlindungan kepada masyarakat. "Petugas hadir di Kota Medan memberikan rasa aman. Untuk itu, pengamanan yang dilakukan itu sesuai dengan prosedur. Petugas akan menindak pelaku teror yang ingin merusak suasana nyaman di Medan," jelasnya. Saat ditanya terkait pemeriksaan satu-persatu yang dilakukan petugas kepada jemaat yang akan memasuki rumah ibadah, Kapolrestabes Medan ini mengaku tak ingin kecolongan. "Personel tidak ingin kecolongan yang dilakukan pelaku teror," ujarnya. Sandi mengaku, melihat potensi gangguan dilakukan oleh pelaku juga tidak nampak sama sekali. Meski begitu, petugas tetap melakukan tugasnya dengan baik tanpa membuat resah masyarakat. "Tahun baru harus berjalan sukses dan lancar di Medan," pungkasnya. (BS04)